Alasan Pemerintah Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia

Alasan Pemerintah Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik di Indonesia
mobil listrik mini Mitsubishi All-new eK X EV.. ©2022 Merdeka.com
EKONOMI | 15 Juli 2022 10:39 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, banyak manfaat yang didapat ketika kendaraan listrik telah banyak digunakan masyarakat. Salah satunya mengurangi emisi karbon di udara.

"Kalau ada 6 juta mobil listrik di Indonesia pada tahun 2025 maka ada sebuah penghematan luar biasa," kata Moeldoko di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Jumat (15/7).

Setidaknya akan ada 4 juta ton emisi berkurang setiap tahunnya. Sehingga target penurunan emisi karbon pada 2030 sebesar 23 persen bisa tercapai.

"Dari sisi perbaikan lingkungan ada 4 juta ton pertahun penghematan emisi karbon kita berkurang," kata dia.

2 dari 2 halaman

Hemat Konsumsi Bahan Bakar BBM

bahan bakar bbm

Di sisi lain, penggunaan kendaraan listrik bisa mengurangi kebutuhan bahan bakar di Tanah Air. Mengutip hasil ilustrasi dari PLN, Moeldoko menyebut penghematannya mencapai 13 juta bensin barel per tahun

"Akan menghemat 13 juta barel per tahun (BBM)," kata dia.

Jumlah tersebut akan semakin besar jika jumlah pengguna kendaraan listrik bertambah. "Bayangkan berap duit yang dihemat kalau terjadi akumulatif kalah terjadi kalau pakai mobil listrik. Ini luar biasa," pungkasnya.

Baca juga:
Pemerintah Sentil Dukungan Sektor Keuangan dalam Pengembangan Kendaraan Listrik
Pemerintah Ibaratkan Pengembangan Mobil Listrik RI Seperti Ayam dan Telur
RI Dorong Transisi Energi, Mobil Dinas Presiden Bakal Diganti Kendaraan Listrik?
Kendaraan Listrik Jadi Solusi Tekan Subsidi BBM
Grab Operasikan 8.500 Kendaraan Listrik di Indonesia
Grab Indonesia: Kendaraan Listrik Turunkan Konsumsi BBM 2 Juta Liter
2025, Sepeda Motor Listrik Ditargetkan Tembus 6 Juta Unit

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini