Anak Muda Indonesia Banyak Tak Paham Cara Beli Rumah

Anak Muda Indonesia Banyak Tak Paham Cara Beli Rumah
perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro
EKONOMI | 7 Mei 2021 14:45 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Ketua Umum BUMN Muda, Soleh Ayubi menyebut bahwa literasi cara membeli rumah bagi kalangan muda di Indonesia masih sangat rendah. Ini tercermin dari banyaknya angkatan muda kerja yang masih belum memiliki rumah sebagai tempat tinggal atau investasi.

"Anak muda itu dia gak paham beli rumah, ada konsep literasi yang rendah. Bedain mana yang syariah dan konvensional saja belum tentu tahu," kata Soleh dalam Launching Produk BSI Griya Simuda, Jakarta, Jumat (7/5).

Berdasarkan sensus BPS tahun 2020, jumlah anak muda di Indonesia saat ini ada 70 juta jiwa. Namun, 61 persen atau sekitar 2 juta belum memiliki rumah. Padahal tren kenaikan gaji per tahun bisa mencapai 7 persen sampai 8 persen dan investasi properti naik 20 persen sampai 30 persen.

"Kalau lihat sensus BPS 2020, anak muda yang belum memiliki rumah baik itu warisan atau mencicil masih 61 persen atau 42 juta dari 70 juta anak muda," kata dia.

Hal ini tidak terlepas dari rumitnya proses jual beli atau pembiayaan hunian yang ada di Indonesia. Terlebih, membeli rumah membutuhkan komitmen jangka panjang.

"Beli rumah itu ribet, stressfull, nervous seperti mau menikah karena ini komitmen jangka panjang," kata dia.

Maka, disarankan prosesnya bisa lebih dipermudah. Bila perlu kata Soleh, semudah membeli makanan lewat aplikasi jasa pengantaran. Untuk itu, BUMN Muda siap untuk berkolaborasi dengan mengedepankan aspek digital.

"Suatu saat beli rumah itu tinggal klik aja kaya gofood," kata dia. (mdk/idr)

Baca juga:
Pertama Sejak 2015, Harga Rumah Tercatat Turun 2 Persen
BSI Cari Developer untuk Program Griya Simuda
Bos BSI Minta Penawaran KPR ke Milenial Bisa Lebih Mudah, Cepat dan Bersaing
BTN Fasilitasi KPR untuk 1,6 Juta Satpam
Pemilik Tak Cocok Sama Tetangga Rumah Dijual Murah, Ini Potretnya Tak Bakal Menyangka

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami