Anak usaha PT Wika bangun apartemen senilai Rp 400 miliar

UANG | 30 Oktober 2017 19:39 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yakni PT WIjaya Karya Realty bekerja sama dengan anak usaha KOMPAS GRAMEDIA (KKG) yang bergerak di bidang properti, yaitu PT Grasera Utama dalam mengembangkan lahan di jalan D.I. Panjaitan, Jakarta Timur menjadi Exclusive Apartment Hub.

Direktur Utama WIKA Realty Agung Salladin mengatakan WIKA Realty sebagai pengembang properti akan membangun dua tower apartemen dengan total 477 unit di atas lahan yang dimiliki oleh PT Grasera Utama dengan masa pembangunan selama 4 tahun dan diperkirakan selesai pada tahun 2021.

"Total lahannya sebesar 5.331 meter persegi. Dan proyek ini izinnya sudah lengkap jadi dalam waktu dekat, pertengahan bulan November kami sudah bisa luncurkan ke calon konsumen. Harapannya pertengahan tahun akan dimulai pembangunannya," kata Agung di Jakarta, Senin (30/10).

Dia menambahkan, total biaya pembangunan apartemen ini diperkirakan mencapai Rp 400 miliar sudah termasuk tanah, dengan total kapitalisasinya mencapai sekitar Rp 600 miliar.

Sementara itu, apartemen ini disebut sebagai exclusive hub karena apartemen tersebut dekat dengan berbagai fasilitas publik baik transportasi, universitas, perkantoran, rumah sakit, pusat perbelanjaan, bahkan bandara dan berbagai fasilitas lainnya.

"Potensi cawang akan luar biasa, dengan adanya kereta cepat dan LRT. Jadi hub yang bagus," imbuhnya.

Sama seperti deretan properti lain yang dikembangkan WIKA Realty, kedua tower apartemen dengan lokasi strategis ini akan menggunakan brand Tamansari dengan target pembeli first home buyer dan orang-orang yang berasal dari suburban area atau daerah penyangga ibukota. Rencananya apartemen Tamansari terbaru ini akan mulai dipasarkan pada November 2017. (mdk/sau)

Minggu ini, Lippo Group topping off 2 tower apartemen Meikarta

Mahakarya Agung lanjutkan proyek apartemen dan kondotel Grand Eschol Residence

35 Persen apartemen di Stasiun Juanda dihuni masyarakat berpenghasilan rendah

BUMN bangun apartemen di samping Stasiun Juanda senilai Rp 300 miliar

Pembeli Apartemen dan Condotel Grand Eschol Residence protes pengembang

Wika Gedung garap proyek hunian Rp 600 M di Stasiun Pasar Senen

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.