Anggaran Fokus Tangani Virus Corona, Pemerintah Pangkas Proyek Infrastruktur di 2020

Anggaran Fokus Tangani Virus Corona, Pemerintah Pangkas Proyek Infrastruktur di 2020
UANG | 8 April 2020 12:03 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, menyebut seluruh anggaran proyek pengerjaan infrastruktur yang dicanangkan oleh pemerintah saat ini akan ditunda sementara waktu. Sebab, fokus anggaran pemerintah sejauh ini adalah untuk menangani kasus corona atau Covid-19.

"Untuk infrastruktur itu yang akan dilakukan tentunya dampaknya, bukan hanya infrastruktur, tapi kegiatan yang selama ini bisa berjalan normal akan mengalami slowdown atau cancel atau dikurangi di 2020 ini," kata Askolani, dalam video conference di Jakarta, Rabu (8/4).

Askolani mengatakan pemerintah saat ini tengah fokus menyikapi dampak daripada penyebaran virus corona. Setidaknya ada tiga yang menjadi perhatian pemerintah yakni bidang kesehatan, perlindungan sosial masyarakat, dan perlindungan dunia usaha dan industri.

1 dari 1 halaman

Proyek Non-Prioritas 2020 Dijadikan Tahun Jamak

prioritas 2020 dijadikan tahun jamak

Dengan beberapa fokus ini secara otomatis akan berdampak kepada beberapa proyek-proyek pengerjaan yang dilakukan pemerintah. Mengingat pemerintah sudah melakukan langkah-langkah penghematan untuk kegiatan-kegiatan yang memang tidak akan dilakukan di tahun ini.

"Jadi kegiatan-kegiatan yang tidak mendesak ditunda pelaksanaannya even Menkeu mengarahkan proyek-proyek yang tidak prioritas yang bisa ditunda, jadi pelaksanaannya tidak harus setahun. Tapi bisa jadi beberapa tahun (multiyears)," tandas dia.

(mdk/bim)

Baca juga:
35.676 Narapidana Dibebaskan untuk Cegah Penyebaran Pandemi Covid-19
Ekspresi Master Limbad Saat Rencana Mudiknya Digagalkan Polisi
20 Juta Penerima Program Kartu Sembako Terima Rp 200.000 Sampai Akhir 2020
Alat PCR Corona Asal Swiss Sampai RI, Bisa Tes Hingga 300.000 Orang per Bulan
Penjelasan Dinkes Jakbar Soal Jemaah Masjid Jami Berstatus ODP & Positif Covid-19
Rapid Test Positif Covid-19, Kondisi Dua Pejabat di RS Brimob Depok Membaik
CEK FAKTA: Disinformasi Aplikasi Pendeteksi Suhu Tubuh, Hanya Catat Tak Bisa Mengukur

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami