Anggota Komisi VI DPR Beberkan Prestasi Pertamina Usai Dikritik Ahok

Anggota Komisi VI DPR Beberkan Prestasi Pertamina Usai Dikritik Ahok
UANG | 16 September 2020 15:08 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Andre Rosiade, menyoroti sejumlah pernyataan Komisaris Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menurutnya membuat gaduh. Dia menilai, Ahok butuh panggung untuk menunjukkan kinerjanya sebagai Komut Pertamina, namun malah mendiskreditkan Pertamina secara umum.

"Statement-statement pak Ahok ini membuat gaduh dan cenderung tanpa dasar. Saya paham pak Ahok butuh panggung, tapi tolong jangan menimbulkan citra negatif untuk Pertamina. Apalagi pak Ahok orang dalam Pertamina," ungkap dia, Rabu (16/9).

Dia menuturkan, beberapa pernyataan Ahok yang dinilainya tanpa dasar dan tidak benar ialah seperti Pertamina lebih suka beli blok Migas di luar negeri daripada eksplorasi dalam negeri. Padahal, faktanya banyak eksplorasi dalam negeri yang telah dilakukan Pertamina.

Andre bilang, dari data yang dia miliki dalam rangka menambah produksi di hulu, pada tahun 2019 Pertamina melakukan pengeboran sekitar 240 sumur eksplorasi dan eksploitasi dengan 800 work over. Lebih dari 60 persen investasi di Pertamina adalah untuk Hulu Migas. Bahkan, untuk menambah cadangan, sepanjang 2019 Pertamina melakukan studi seismic di 35 cekungan dengan panjang 31.114 km.

Studi seismic yang dilakukan Pertamina, kata dia, merupakan terpanjang di Asia Tenggara dalam waktu 10 tahun terakhir. Hasil studi seismic sampai menjadi produksi memerlukan waktu paling cepat 7 tahun. Oleh sebab itu, untuk menambah produksi dan cadangan Hulu Migas saat ini diperlukan akuisisi blok hulu migas yang sudah berproduksi sehingga bisa langsung menambah cadangan dan produksi migas Pertamina.

"Akuisisi yang dilakukan oleh Pertamina di dalam negeri dilakukan pada blok-blok yang sudah habis kontrak PSC-nya. Sedangkan akuisisi di luar negeri dilakukan pada blok-blok yang sudah berproduksi dan memiliki cadangan yang besar," jelas Andre.

Baca Selanjutnya: Pertamina Bangun Kilang...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami