Angka Kemiskinan Maret Naik, Pemerintah Gencarkan Program Bansos

Angka Kemiskinan Maret Naik, Pemerintah Gencarkan Program Bansos
UANG | 16 Juli 2020 09:41 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin sampai Maret 2020 sebesar 26,42 juta. Angka tersebut naik 1,63 juta dibandingkan pada September 2019 dan meningkat 1,28 juta orang dari Maret tahun 2019.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kenaikan angka kemiskinan pada Maret 2020 sesuai dengan prediksi. Itu terjadi karena kontraksi perekonomian memberikan tekanan cukup dalam terutama masyarakat kelas bawah maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Kalau kemarin kan prediksi ekonomi kontraksi dan kenaikan (kemiskinan) karena adanya PSBB, ini memang yang terkena ke UMKM dan kelompok (masyarakat) paling bawah," kata Sri Mulyani di gedung DPR, Jakarta, seperti ditulis Kamis (16/7).

Bendahara Negara ini melanjutkan, untuk menekan angka kemiskinan sejumlah program bantuan sosial (bansos) yang sudah ada akan didorong realisasinya sehingga bisa membantu meringankan masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19.

"Kita fokuskan bansos-bansos kita yang sekarang sudah ditambah dan diperpanjang. Jadi sekarang untuk PKH tambahkan beras, tambah (insentif) UMKM, bansos produktif. Yang belum bankable diidentifikasi supaya memiliki daya tahan bagi yang levelnya betul-betul di bawah," jelas dia.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi penyaluran anggaran perlindungan sosial baru menyentuh angka 35,6 persen atau setara dengan Rp72,5 triliun. Adapun realisasi tersebut didapatkan hingga per 31 Juni 2020.

Baca Selanjutnya: Pandemi Corona Dorong Kemiskinan...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami