Angkasa Pura I Operasikan Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor

UANG | 10 Desember 2019 13:21 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Angkasa Pura I (Persero) mulai mengoperasikan terminal baru Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarmasin. Dengan beroperasinya terminal baru ini, maka keberangkatan dan kedatangan maskapai kini tak lagi melalui terminal lama.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi mengatakan, terminal dengan kapasitas 7 juta penumpang per tahun ini perdana melayani penerbangan Lion Air dengan rute Banjarmasin-Jakarta yang berangkat pukul 06.05 WITA.

"Pengembangan bandara di Banjarmasin ini bagian dari program kita dalam rangka menyelesaikan lag of capacity satu di antara 14 bandara yang kami kelola. Kapasitas terminalnya kini menjadi 7 juta penumpang per tahun, sebelumnya hanya 1,5 juta penumpang per tahunnya," kata Faik Fahmi di Banjarmasin, Selasa (10/12).

Faik menjelaskan, alasan AP I mengembangkan kapasitas terminal Bandara Syamsudin Noor hampir tujuh kali lipat dari sebelumnya ini dikarenakan potensi pertumbuhan ekonomi di Banjarmasin cukup menjanjikan. Berbagai program pemerintah daerah terkait mendatangkan wisatawan dinilai juga sejalan dengan misi AP I.

1 dari 1 halaman

Lebih Modern

Berbeda dari penampakan terminal bandara lama, terminal baru ini jauh lebih modern. Arsitektur yang cenderung lebih megah ini menjadikan pintu gerbang Banjarmasin lebih bergengsi.

Terminal baru Bandara Syamsudin Noor ini pertama kali melayani penerbangan dengan Lion Air JT311 rute Banjarmasin-Surabaya yang berangkat pukul 06.00 WITA. Sementara untuk kedatangan perdananya yaitu penerbangan Lion Air JT310 dengan rute Surabaya-Banjarmasin yang tiba pukul 07.55 WITA.

"Kita harapkan peresmian dilakukan secepatnya. Pak Gubernur sudah mengirimkan surat kepada Presiden untuk bisa meresmikannya pada 20 Desember 2019," tambah Faik Fahmi.

Selain tampilan yang lebih modern, terminal baru ini juga memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Mulai dari tenant kuliner, lounge VIP, hingga hotel dengan fasilitas bintang 3. Hanya saja untuk hotel, pembangunannya akan rampung pada April 2020.

"Untuk investasinya kita bangun ini Rp2,2 triliun dan kini statusnya juga sudah menjadi Bandara Internasional. Di sini juga market bagus untuk penerbangan umroh dan haji," pungkas Faik Fahmi.

Reporter: Ilyas

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Deretan BUMN Miliki Bisnis Hotel Hingga Buat Heran Erick Thohir
Pembatalan Penerbangan Sriwijaya Air di Solo Bukan Karena Pecah Kongsi?
Bandara Pattimura Tetap Beroperasi Usai Dilanda Gempa Ambon
Bidik Wisatawan Hingga TKI, Penerbangan Rute Solo-Kuala Lumpur Kembali Dibuka
Bandara Adi Soemarmo Raih Akreditasi Pelayanan Tingkat Dunia
Jumlah Penumpang Pesawat Turun 19 Persen, Angkasa Pura I Tetap Laba Rp870 Miliar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.