Angkasa Pura I Target Kerugian di 2022 Bisa Ditekan Jadi Rp601 Miliar

Angkasa Pura I Target Kerugian di 2022 Bisa Ditekan Jadi Rp601 Miliar
Bandara. ©2019 Merdeka.com
EKONOMI | 8 Desember 2021 22:20 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I memproyeksikan angka kerugian di 2022 mendatang bisa ditekan menjadi Rp601 miliar. Saat ini, perusahaan pengelola bandara ini merugi Rp3,24 triliun

"Diproyeksikan tahun depan kami masih akan rugi, tapi kerugian itu sudah jauh lebih menurun dibandingkan kerugian di 2021," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, dalam konferensi pers, (8/12).

Meski masih akan mencatatkan kerugian di tahun depan, namun ada perbaikan dari sisi arus kas operasi dari estimasi di 2021 minus Rp1,10 triliun, diproyeksi menjadi positif sebesar Rp1,15 triliun di 2022.

Begitu pula pada EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortasi) dari estimasi di 2021 minus Rp297 miliar, diproyeksi membaik menjadi positif sebesar Rp1,56 triliun di 2022.

Sementara untuk pendapatan, AP I memperkirakan di tahun depan bisa mencapai Rp4,86 triliun, naik dari estimasi di 2021 yang sebesar Rp3,20 triliun. Beban operasional pun diperkirakan turun menjadi Rp2,46 triliun di 2022 dari estimasi di 2021 sebesar Rp6,44 triliun.

Perbaikan kinerja di tahun depan akan di dorong restrukturisasi atau program penyehatan keuangan perseroan yang dilakukan sepanjang 2020-2021. Ada 5 hal yang dilakukan AP I yakni restrukturisasi keuangan, restrukturisasi operasional, penjaminan dan fund rising, transformasi bisnis, dan optimalisasi aset.

2 dari 2 halaman

Bidik Cash Flow Rp1,15 Triliun

Sebelumnya, meski tercatat utang, pihaknya optimis bisa membalikkan keadaan pada tahun depan. Perseroan bahkan telah membidik cash flow sebesar Rp1,15 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, AP I memutar otak. Saat ini manajemen telah berupaya melakukan program penyehatan melalui restrukturisasi. Setidaknya ada lima hal disasar.

Pertama restrukturisasi meliputi financial, operasional penjaminan, fund raising, transformasi bisnis, dan optimalisasi aset. "Dengan serangkaian lima program tersebut, maka kita memproyeksikan di tahun 2022 saya sangat optimis cash flow AP 1 diproyeksikan akan positif," jelas dia. (mdk/idr)

Baca juga:
Angkasa Pura I Catat Peningkatan Penumpang di 15 Bandara Kelolaan, Ini Detailnya
Utang Menumpuk, Angkasa Pura I Tunda Pembayaran Gaji Pegawai
Utang Angkasa Pura I Tembus Rp32 Triliun, Dananya untuk Apa?
Strategi Angkasa Pura I Keluar dari Lilitan Utang Rp32 Triliun
Buka-Bukaan Bos Angkasa Pura I Soal Utang Perusahaan
Miliki Utang Rp35 T, Angkasa Pura I Target Skema Restrukturisasi Siap Januari 2022

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami