Angkasa Pura I Tetap Operasikan 15 Bandara selama Pandemi Virus Corona

Angkasa Pura I Tetap Operasikan 15 Bandara selama Pandemi Virus Corona
UANG » MAKASSAR | 28 Maret 2020 17:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Angkasa Pura I (Persero) menyatakan belum akan melakukan lockdown terhadap 15 bandara yang dikelola perseroan selama masa penyebaran virus corona atau Covid-19.

Adapun 15 bandara tersebut antara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Frans Kaisiepo Biak.

Kemudian Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo.

Lalu, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Internasional El Tari Kupang, dan Bandara Sentani Jayapura.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan, bandara-bandara tersebut masih tetap dibuka dengan adanya pembatasan aktivitas operasinya.

"Jadi yang kita lakukan ini karena adanya beberapa pengurangan penerbangan dari airlines, maka kita mengurangi volume penerbangan, tapi sifatnya tidak lockdown," tegasnya dalam sesi teleconference, Sabtu (28/3).

"Misalnya contoh yang simple kalau kita memiliki 5 garbarata yang dioperasikan. Karena penerbangan terbatas maka kita hanya operasikan hanya 3 saja, yang 2 kita istirahatkan," dia menambahkan.

1 dari 1 halaman

Layanan Angkutan Barang Normal

Meski dilakukan pembatasan pada aktivitas operasional khusus penumpang, ia memastikan layanan angkutan barang atau logistik tetap berjalan normal.

"Kita prinsipnya lebih pada apa yang diharapkan, namun khusus untuk logistik tetap kita operasikan secara penuh," ungkap dia.

Sebuah pengecualian Angkasa Pura I berikan untuk Bandara Sentani di Jayapura, Papua. Sebab, pemerintah daerah setempat telah meminta untuk menutup sementara lapangan udara tersebut.

"Khusus di Sentani memang kemarin ada permintaan untuk menutup bandara. Tapi proses ini masih sedang dipastikan oleh Kementerian Perhubungan," ujar Faik Fahmi.

Sumber: Liputan6

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana (mdk/did)

Baca juga:
Imbas Virus Corona, 53 Pesawat Batal Terbang dari Bandara Internasional Yogyakarta
Bandara Internasional Yogyakarta Akan Beroperasi Penuh Besok Pagi
Pengerjaan Pengembangan Bandara Tetap Berjalan Meski Ada Virus Corona
Libatkan 43 Seniman, Bandara Baru Yogyakarta Jadi Tercantik di Indonesia
Antisipasi Virus Corona, Angkasa Pura I Perketat Pengawasan di 15 Bandara
AP I Sebut Pelarangan Umroh Pengaruhi 90 Penerbangan ke Arab Saudi per Bulan
Penerbangan China-Bali Disetop, AP I Diperkirakan Rugi Rp48 Miliar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami