Angkasa Pura II Kuasai Saham Gapura Angkasa

UANG | 2 Desember 2019 20:30 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - PT Angkasa Pura II (Persero) resmi menjadi pemegang saham pengendali di PT Gapura Angkasa dengan kepemilikan 46,62 persen saham. Dengan demikian, perseroan akan memacu kinerja PT Gapura Angkasa agar dapat lebih optimal dalam mendukung industri penerbangan nasional.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, PT Gapura Angkasa adalah perusahaan dengan bisnis utamanya adalah jasa ground handling yang mendukung penerbangan dan sektor kebandarudaraan.

"Kinerja di bisnis tersebut kami dorong agar PT Gapura Angkasa dapat benar-benar menghasilkan efisiensi dalam industri penerbangan nasional. Tujuannya adalah meningkatkan konektivitas udara di Indonesia," kata Awaluddin melalui keterangan resminya, Senin (2/12).

Dia menjelaskan, strategi guna mewujudkan efisiensi tersebut di antaranya dengan menyinergikan lini bisnis operator bandara yang dijalankan PT Angkasa Pura II dengan lini bisnis ground handling dari Gapura Angkasa. "Konsep besarnya adalah Portfolio Alignment, artinya penyesuaian dan konsolidasi lini usaha antara lini bisnis airport operator dan ground handling operator," imbuhnya.

1 dari 1 halaman

Konsep Smart and Connected Airport

Selain itu, Gapura Angkasa juga akan menerapkan konsep Smart and Connected Airport yang selama ini sudah dilakukan Angkasa Pura II, agar keseluruhan operasional bandara dapat berjalan secara efisien dan efektif. Kedua perusahaan juga akan bersinergi dalam mendorong peningkatan bisnis nonaeronautika dengan mengejar bisnis baru (new wave business).

"Ke depannya, melalui program sinergi group, PT Angkasa Pura II dan PT Gapura Angkasa akan memperluas cakupan portofolionya pada passenger services and operation, infrastructure services, termasuk cargo & special cargo handling," jelasnya.

PT Gapura Angkasa adalah salah satu penyedia jasa ground handling terbesar di Indonesia serta memiliki prospek untuk lebih berkembang ke depannya. Pada 2018, PT Gapura Angkasa beroperasi di lebih dari 55 bandara di Indonesia, menangani sebanyak 80 juta penumpang pesawat dan 59 juta bagasi penumpang, serta mencatatkan tingkat on time performance dari maskapai yang dilayani mencapai 99,44 persen.

Selain ground handling, jasa yang disediakan PT Gapura Angkasa antara lain pergudangan (warehousing) dan layanan kargo. Saat ini pemegang saham di PT Gapura Angkasa adalah PT Angkasa Pura II (46,62 persen), PT Garuda Indonesia Tbk (45,62 persen) dan PT Angkasa Pura I (7,76 persen). (mdk/azz)

Baca juga:
Presdir AP II Bersaksi di Sidang Andi Taswin Nur
Sriwijaya Air Rute Padang-Jakarta Batal Tebang, Penumpang Sempat Ricuh
Menengok Fasilitas Pengisian Baterai Mobil Listrik di Bandara Soekarno-Hatta
KPK Kembali Periksa Tersangka Suap Direktur Keuangan Angkasa Pura II
Bandara Soekarno Hatta Bakal Punya Infrastruktur Pengisian Baterai Mobil Listrik
Bos APII Jabarkan Sebab Pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Baru Mulai 2021

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.