Angkasa Pura Manfaatkan Teknologi Perbaiki Sistem Pengelolaan Gudang Kargo

Angkasa Pura Manfaatkan Teknologi Perbaiki Sistem Pengelolaan Gudang Kargo
Bandara. www.indonesia.is
EKONOMI | 11 September 2020 12:25 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - PT Angkasa Pura II melakukan terobosan bisnis dilakukan untuk mendukung kinerja keuangan perseroan agar tetap mampu terus bertahan. Perusahaan memanfaatkan momentum pandemi untuk memperbaiki proses bisnis di bidang pergudangan kargo yang sekaligus mampu menjadi tuas pengungkit bagi perolehan pendapatan.

Direktur Komersial PT Angkasa Pura II, Ghamal Peris mengatakan, pihaknya melakukan terobosan dalam pengelolaan gudang kargo dengan memberlakukan clustering atau pengelompokan ruang kargo untuk dikomersilkan di tahun ini.

Sebab, dalam pelayanan bisnis gudang kargo, selama ini PT Angkasa Pura II (APII) bekerja sama dengan beberapa operator gudang kargo. Namun, dalam perjalanannya, ada ketidakseragaman dalam kontribusi pendapatan masing-masing operator per meter persegi

Sistem penanganan yang cenderung manual dalam bisnis kargo selama ini, di mana banyak barang tidak tertata dengan sistem racking, dinilai belum menerapkan standarisasi yang baik. Demikian pula dengan sistem pelaporan data produksi serta pendapatan yang belum real-time, dan tracking barang dengan sistem barcode yang belum berjalan, menyebabkan ketepatan pelaporan tidak maksimal.

"Beberapa hal utama menjadi fokus kita dalam bisnis kargo di masa depan, yaitu memiliki sistem pengelolaan gudang kargo berbasis teknologi, kemampuan melakukan tracking kargo dan laporan real-time, dan tentunya mendapatkan pengelola gudang kargo yang kredibel," kata Ghamal di Jakarta, Jumat (11/9).

Dengan sistem terintegrasi, mengandalkan perangkat lunak, aplikasi dan hal lainnya yang dapat mengatur hingga kegiatan terkecil, seperti sistem racking dan roller menjadi salah satu fokus manajemen saat ini. Sistem ini dipercaya dapat meningkatkan produktivitas hingga 30 persen sehingga pelayanan pun dapat ikut meningkat.

Selain itu, dengan adanya sistem tersebut, laporan yang bersifat real-time untuk menjaga kelancaran dalam laporan, terutama finansial dapat terwujud. Melalui model bisnis sistem cluster ini SLA tiap pengelola dapat dikontrol dengan lebih baik, selain itu diharapkan pendapatan dari Kargo naik 100 persen di akhir 2021.

"Kami mengundang pengelola kargo internasional dan nasional untuk berkompetisi memenangkan pengelolaan cluster 2 lini 1 yang luasnya sekitar 16,000 meter per segi. Sejauh ini sudah cukup banyak pengelola kargo yang menyatakan kepeminatannya. Kami akan memastikan bahwa bandara sekelas Soekarno Hatta akan dikelola oleh pemain Kargo yang kredible," jelasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Bos AP II Prediksi PSBB Jakarta Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang Bandara Cengkareng
5 Fasilitas Khusus Pekerja Migran WNI di Bandara Soekarno Hatta
Pecah Rekor, Jumlah Penumpang Dilayani Angkasa Pura II Tembus 296.000 Orang
INACA Jamin Masyarakat Bisa Terbang dengan Aman dan Sehat
Penumpang di Bandara Kelolaan AP II Naik 143 Persen Sepanjang Juli 2020
Kondisi Terkini Industri Penerbangan RI, Termasuk 102 Pesawat Menganggur di Bandara

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami