Antam Ajak 23 Siswa Lihat Langsung Proses Penambangan dan Peleburan Nikel

UANG | 19 Agustus 2019 14:06 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Sebanyak 23 peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 asal Provinsi Bangka Belitung (Babel) diajak untuk berkeliling melihat atau melakukan pemantauan langsung proses penambangan di PT Antam Tbk. Mereka pertama diajak ke bukit everest yaitu lahan di mana proses penggalian mineral atau penambangan di areal tambang PT Antam Tbk.

"Posisi endapan mineral berada di areal limbah dan membentuk sebuah cekungan, jadi penggaliannya diikuti endapan mineralnya, maka kita tambang hanya mengelilinginya," kata Saff Mining PT Antam Tbk, Charles kepada peserta SMN 2019, di Pomala.

Charles juga memperkenalkan jenis-jenis yang ada di dalam mineral serta diperkenalkan alat operasional tambang kepada para peserta SMN asal Babel itu, seperti BC, dump truck, ekskavator, buldoser, robreker atau pemecah batu, dan woter tank atau penyiram debu.

Selanjutnya para peserta di arahkan menuju areal peleburan nikel yaitu Rotary Kiln Smelting 3. Di tempat tersebut para peserta melihat langsung proses peleburan nikel. Selanjutnya areal PLTU Pomala 2x30, serta kunjungan yang terakhir yaitu para peserta dibawa ke gudang produk feronikel.

Vice President Feni Plant, Hamzah Kurniadi mengatakan, para peserta SMN selain mengenal wilayah geografis dan budaya mereka juga diperkenalkan operasional BUMN seperti PT Antam Tbk.

"Mereka diperkenalkan proses pengolahan biji nikel menjadi veronikel, dari tahapan penambangan, pengangkutan, hingga pengolahan, kemudian kami memperlihatkan produk feronikel dimana awalnya berupa OR berupa tanah menjadi komoditas ekspor PT Antam," jelasnya.

Salah seorang peserta SMN 2019, Hazipah Attirmidzi asal sekolah SMAN 1 Paritiga Provinsi Bangka Belitung mengaku sangat bahagia karena dapat melihat langsung proses pertambangan.

"Saya sangat senang, karena ini pertama kali saya masuk di perusahaan tambang, selain itu saya dapat lihat langsung proses-proses penambangan, baik itu penggalian mineral, proses produksi, PLTU dan produk nikel nya," kata Hazipah Attirmidzi, di Pomala, Kolaka.

Selama melakukan visit di areal kawasan pertambangan, para peserta SMN 2019 ini diajak keliling di empat titik menggunakan bus dan dikawal oleh beberapa karyawan PT Antam.

Lokasi pertama yang dikunjungi oleh peserta SMN yaitu di Bukit Everest, merupakan tempat penggalian mineral PT Antam Tbk.

Kedua di pabrik produksi feronikel, dimana peserta juga melihat secara langsung proses produksi feronikel, ke tiga di PLTU. Peserta dijelaskan PLTU bagaimana sehingga bisa menghasilkan listrik, dan terakhir peserta SMN diajak melihat produk nikel di tambang tersebut.

Untuk diketahui, SMN merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari BUMN hadir untuk negeri (BHUN) Tahun 2019, dimana PT Antam Tbk ditunjuk oleh kementerian BUMN bersama BUMN lainnya seperti Asuransi Jasindo dan Indofarma untuk menyelenggarakan di Sulawesi Tenggara.

Peserta SMN asal Provinsi Bangka Belitung ini berjumlah 23 orang, 20 siswa merupakan perwakilan dari tingkat SMA/SMK sementara tiga siswa lainnya merupakan siswa difabel dari SLB di provinsi tersebut.

Baca juga:
INKA Kesulitan Cari 'Tempat Parkir' 134 Gerbong LRT Jabodebek
INKA Gigit Jari Proyek Pengadaan Bus TransJakarta Tersandung Kasus Korupsi
1 September 2019, Bulog Mulai Salurkan Beras Program BPNT
Askrindo, Perum Perindo dan PTPN XIII Salurkan Bantuan di Mempawah
PTPP dan 4 BUMN Gelar Puncak Acara BUMN Hadir untuk Negeri di Yogyakarta

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT