Antam PDKT Beli 20 Persen Saham Divestasi Vale

UANG | 24 April 2019 15:32 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - PT Aneka Tambang (Antam) menyatakan minatnya untuk mengakuisisi saham PT Vale Indonesia sebesar 20 persen. Sebagaimana diketahui setelah PT Freeport, Vale Indonesia juga diisukan akan melakukan divestasi saham.

Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo, mengatakan rencana akuisisi tersebut masih dalam tahap pembahasan. Pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah dan holding tambang untuk akuisisi.

"Jadi katakan Vale ini masih dalam penjajakan tapi belum ada deal atau apa-apa. Antam siap saja kalau dapat amanah dari holding atau dari pemerintah atau kementerian untuk melakukan akuisisi daripada divestasi Vale," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (24/4).

Arie melanjutkan perusahaan tertarik dengan misi menguasai cadangan tambang yang dimiliki oleh Vale. Namun, ada hal yang harus dipertimbangkan dengan matang termasuk mengenai harga yang ditawarkan oleh Vale nantinya.

"Tadi saya sampaikan semua kaitan dengan misi pertamanya industri pertambangan menguasai cadangan dan lain lain. Tentu Vale ini interesting, apapun yang sudah produksi ada EBITDA itu interest," jelasnya.

"Tapi harus kita lihat dulu nih, Vale ini arahan dari pemegang share holder itu kemana penugasannya, apakah ke Antam apakah ke Inalum kita belum tahu. Yang kedua ini kan harus kita evaluasi juga seberapa jauh, harga yang di offer dan ketiga yang dijualkan hanya 20 persen yah, nah ini yang harus dipertimbangkan," tandasnya.

Baca juga:
Antam Rombak Jabatan Komisaris dan Direksi
Antam Targetkan Penjualan Emas Naik 15 Persen di 2019
2018, Antam Sebar Deviden Rp 306 Miliar ke Pemegang Saham
Harga Emas Masih Bertahan di Rp 656.000 per Gram
Harga Emas Antam Masih Betah di Rp 656.000 per Gram
Awal Pekan, Harga Emas Naik Rp 500 Menjadi Rp 660.000 per Gram
Akhir Pekan, Harga Emas Turun Tipis Rp 500 Menjadi Rp 659.500 per Gram

(mdk/bim)