Antisipasi Covid-19, Bank Indonesia Cetak Uang Baru Ganti Uang yang di Karantina

Antisipasi Covid-19, Bank Indonesia Cetak Uang Baru Ganti Uang yang di Karantina
UANG | 6 April 2020 19:05 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Bank Indonesia melakukan kebijakan karantina uang sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona lewat uang tunai. Uang yang disetorkan perbankan ke bank sentral segera di karantina.

"Kami sudah melakukan karantina dari setiap setoran uang tunai perbankan, sudah kami lakukan karantina," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) virtual dengan Komisi XI DPR RI dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua OJK Wimboh Santoso dan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).

Sebagai gantinya, uang yang di karantina tersebut digantikan dengan uang cetak baru. Langkah ini sudah dilakukan Bank Indonesia sejak munculnya kasus penyebaran Covid-19 di China dan Jepang.

"Ini bekerja sama dengan perbankan untuk pembayaran," lanjut Perry.

Untuk itu, Perry meyakinkan persediaan uang tunai saat ini sudah cukup. Bisa digunakan sampai 6 bulan ke depan. Tak hanya itu, Bank Indonesia juga bekerja sama dengan asosiasi untuk memberikan front loading dengan perbankan dengan mesin ATM yang diperbesar volume atau tingkatnya. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

1 dari 1 halaman

Dorong Transaksi Non Tunai

non tunai rev1

Namun demikian, Perry mendorong perbankan dan asosiasi serta masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai, uang elektronik, atau internet banking. Hal ini sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran virus corona melalui transaksi tunai.

Perry memastikan keamanan dan kelancaran sistem pembayaran baik tunai dan non tunai. Ini sebagai bentuk mendukung berbagai transaksi ekonomi dan keuangan dari dunia usaha melalui perbankan dan lembaga keuangan lainnya. (mdk/idr)

Baca juga:
6 Pokok Kebijakan Bank Indonesia Jaga Rupiah dan Ekonomi RI Saat Ada Wabah Corona
Gubernur BI: Cadangan Devisa Turun karena Kebutuhan Intervensi Pasar
Virus Corona Bikin Investor Panik, Dana Asing Kabur dari RI Capai Rp171,6 T
Inflasi Hingga Neraca Perdagangan Disebut Masih Terjaga Meski Ada Corona
BI Prediksi Inflasi Minggu Pertama April 2020 Sebesar 0,2 Persen
Per Hari ini, Bank Indonesia Catat Aliran Modal Asing Keluar Rp143,99 Triliun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami