Antisipasi Insiden Tol BORR, Kementerian PUPR Bakal Rajin Sidak Proyek Tol

UANG | 17 Juli 2019 15:23 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaku bakal lebih rutin melakukan inspeksi mendadak atau sidak guna mengantisipasi insiden seperti yang terjadi dalam pengerjaan proyek Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIIA yang mengalami keruntuhan sistem Shoring dan Formwork Pierhead P109 pada Rabu (10/7).

"Setelah kita evaluasi, kita akan melakukan perbaikan manajemen dengan model sidak. Jadi tidak perlu ada kasus baru. Saya balik kondisinya, saya yang berada di depan (memantau proyek)," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto di Jakarta, Rabu (17/7).

Dalam sidak, Sugiyartanto mengatakan akan mengecek sejauh mana standar operasional prosedur (SOP) dijalankan, termasuk sistem manajerial keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam pekerjaan proyek.

"SOP kan sudah ada, itu untuk menghindari, mengantisipasi, karena lebih baik mencegah apabila ada faktor kesalahan manusia," imbuhnya.

Sugiyartanto menuturkan sidak bukanlah metode baru dalam mengawasi proyek pekerjaan jalan tol. Dia bahkan mengaku kerap melakukan sidak ke sejumlah proyek tol.

Sidak merupakan peningkatan fungsi pengawasan untuk memastikan pembangunan tetap berjalan baik. Terlebih setelah ada insiden robohnya tiang pancang jalan tol BORR beberapa waktu lalu.

"Fungsi pengawasan ini yang harus ketat. Makanya fungsi saya dalam pelaksanaan, saya akan mengubah atau menambah sidak," katanya.

Terpisah, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan sidak telah sering dilakukan untuk mengawasi pengerjaan proyek pembangunan jalan tol. Hanya saja, karena keterbatasan waktu dan tim, sidak menjadi tidak optimal.

"Kita akan buat lagi, kita datang ke lokasi yang dianggap memang punya risiko tinggi untuk mengecek. Tapi sifatnya preventif," katanya.

Sejumlah poin yang dicek dalam sidak antara lain mekanisme prosedur K3, material, teknologi serta metodologi dan orangnya. "Dilihat apa memang ini orangnya standar kerjanya masih mencukupi, jangan-jangan dia sudah tidak tidur dua bulan atau apa, kan bisa saja," katanya.

Baca juga:
Ambruknya Tiang Tol BORR Karena Kelalaian Pekerja Salah Ukur Scaffolding
Jika Terbukti Lakukan Kelalaian, Direksi Kontraktor Tol BORR Terancam Dicopot
Proyek Tol BOOR Ambruk, Kontraktor Terancam Sanksi Pencabutan Izin Usaha
Ini Kondisi Cor Tiang Penyangga Proyek Tol BORR yang Ambruk
PUPR Buka Peluang Ada Proyek Infrastruktur Besar 5 Tahun Mendatang
Perusahaan Asal Hong Kong Tertarik Beli Saham 2 Ruas Tol Milik Anak Usaha BUMN

(mdk/idr)