Antisipasi Listrik Padam, Menteri Budi Dorong MRT dan KRL Miliki Pembangkit Mandiri

UANG | 5 Agustus 2019 20:42 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Insiden listrik padam yang terjadi pada Minggu (4/8) kemarin sempat melumpuhkan beberapa moda transportasi massal seperti commuter line dan MRT (mass rapid transit). Atas dasar itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan agar sarana angkutan umum seperti MRT dan Commuter Line memiliki pembangkit listrik sendiri.

"Saya rekomendasi dari sejak saya di Jakpro kalau kegiatan strategis seperti bandara, MRT, kereta listrik mesti punya pembangkit sendiri," kata dia, di kantor Menko Maritim, Jakarta, Senin (5/8).

Dengan demikian, transportasi publik tidak hanya bergantung pada pasokan listrik dari PLN saja. "Sehingga double mereka. Sehari-hari di-cover oleh situ tapi jaringan Jawa Bali bisa meng-cover atau sebaliknya. Kalau Bandara Soetta punya back up genset dan punya jaringan Jawa Bali sehingga double cover."

Selain itu, transportasi umum dianggap sudah menjadi harga diri Indonesia. Jika layanannya terganggu lantaran pemadaman listrik bisa menjadi pergunjingan banyak pihak.

"Semestinya demikian. Jadi kalau kota-kota besar mestinya demikian. Kota besar seperti Jakarta satu kegiatan yang harga diri bangsa," tegas dia.

Menteri Budi memperkirakan total kebutuhan listrik dari seluruh transportasi kereta di ibu kota bisa mencapai 250 MW. "Kalau dari perhitungan saja ya, MRT itu kira-kira 130 MW. Jadi kalau mau ditambahkan mungkin KCI sama besarnya jadi KCI Jakarta, Jabodetabek paling tidak 250 MW," urai Menteri Budi.

Usulannya tersebut, kata Menteri Budi, akan dia sampaikan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri BUMN Rini Soemarno. "Tentu nanti (antisipasi listrik padam) di kabinet dibicarakan semestinya saya bisa usulkan ke ESDM dan BUMN," tandasnya. (mdk/bim)

Baca juga:
KRL Kembalikan Kerugian Penumpang di Semua Stasiun Imbas Listrik Padam
Kisah-Kisah Tragis Dampak Listrik Padam Berjam-jam
PT KCI Pastikan Operasional KRL Hari Ini Normal
Kembali Layani Penumpang, MRT Gratis Sampai Akhir Operasi Hari Ini
Listrik Padam, Transjakarta Gratiskan Layanan Untuk Evakuasi Warga
Listrik Mati, Penumpang KRL Terlantar
Akibat Gempa Banten M 7,4, Operasional MRT Sempat Berhenti 10 Menit

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.