Antisipasi Virus Corona, Shanghai Disney dan Tempat Wisata China Tutup

UANG | 25 Januari 2020 14:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Shanghai Disney Resort menutup mega theme parknya di China selama liburan Tahun Baru Imlek sebagai tanggapan pencegahan dan pengendalian wabah penyakit virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

Tutupnya lokasi pariwisata itu diinformasikan dalam pengumuman di situs resminya pada Jumat (24/1). Dilansir dari CNN, pihak resort mengatakan akan mengembalikan uang kepada konsumen yang telah membeli tiket hiburan pra pembelian dan memesan tempat penginapan. Namun disisi lain, pihak Disney belum menginformasikan kapan lokasi berlibur itu akan dibuka kembali.

Sebelumnya, pada November 2019, Disney mengatakan resort Shanghai memperlihatkan peningkatan pendapatan pada kuartal keempat, namun harga tiket rata-rata yang lebih tinggi membuat rendahnya tingkat kehadiran pengunjung, dibandingkan tahun sebelumnya.

Penutupan Shanghai Disney Resort terjadi kurang dari dua minggu setelah meluncurkan serangkaian acara yang disesuaikan untuk perayaan tahun tikus logam.

1 dari 1 halaman

Tempat Wisata yang Juga Ditutup

Selain Disney, tempat-tempat wisata populer lainnya juga ditutup, dalam upaya pencegahan penularan virus corona. Di antaranya Kota Terlarang di Beijing. Kemudian Pusat Seni Pertunjukan Nasional China juga mengumumkan bahwa semua pertunjukan yang dijadwalkan pada 26 sampai 28 Januari juga dibatalkan.

Di samping itu, Teater Seni Rakyat Beijing juga tutup sejak 24 Januari dan belum menjelaskan waktu akan dibuka kembali. Kemudian Teater Nanjing Jiangsu telah membatalkan 9 pertunjukan.

Dengan itu, Kantor berita pemerintah China, Xinhua juga melaporkan pada hari Kamis bahwa film-film blockbuster yang akan dirilis selama liburan Tahun Baru Imlek yang menguntungkan China telah ditarik.

Dampak virus corona juga mengakibatkan dampak buruk pada platform tiket, seperti Maoyan, Damai, dan Taopiaopiao. Kemudian Wanda Cinema, distributor film terbesar China dengan lebih dari 500 bioskop di seluruh negeri, telah menginformasikan untuk mengembalikan semua tiket yang telah dibeli sebelumnya oleh konsumen.

Merek-merek rantai bioskop terkemuka, termasuk Jinyi, CGV, Bona, juga telah mengumumkan bahwa mereka tidak beroperasi selama musim liburan puncak Tahun Baru Imlek.

Reporter Magang : Nurul Fajriyah (mdk/idr)

Baca juga:
Jawa Barat Berpotensi Terpapar Virus Corona
3 Orang di Malaysia Dilaporkan Positif Virus Corona
RSPI Sulianti Saroso Pastikan Satu Pasien Dirawat Negatif Virus Corona
Darurat Virus Corona, Pembeli Masker di China Membeludak
RSUD Jombang Siapkan Ruang Isolasi Penderita Virus Corona

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.