AP II Uji Coba Aplikasi Pemeriksaan Dokumen Digital di 19 Bandara

AP II Uji Coba Aplikasi Pemeriksaan Dokumen Digital di 19 Bandara
UANG | 25 Juni 2020 11:31 Reporter : Kirom

Merdeka.com - PT Angkasa Pura II melakukan uji coba aplikasi pengecekan digital dokumen penerbangan penumpang pesawat di 19 bandara, untuk menyambut masa adaptasi kebiasaan baru. Ini dilakukan guna mensosialisasikan penggunaan dan mendengar berbagai masukan dari penumpang pesawat di wilayah operasional PT Angkasa Pura II.

Aplikasi tersebut adalah Travelation yang merupakan salah satu bentuk dari pemanfaatan teknologi yang dilakukan PT Angkasa Pura II dalam menghadapi tantangan pandemi global Covid-19.

"Travelation pertama kali diuji coba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada bulan lalu, dan kini sudah dilakukan uji coba di 19 bandara PT Angkasa Pura II. Penumpang pesawat menyambut baik Travelation karena dapat membuat prosedur penerbangan yang ketat dapat dijalankan dengan sederhana, di mana sampai saat ini jumlah pengguna yang melakukan registrasi di Travelation mencapai 15.000 pengguna," kata Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Kamis (25/6).

Di masa Pandemi saat ini, calon penumpang pesawat diharuskan melengkapi sejumlah dokumen perjalanan, agar calon penumpang diizinkan terbang. Seperti identitas diri berupa KTP, tiket penerbangan, dan surat hasil rapid test (berlaku maksimal 3 hari pada keberangkatan) atau PCR test (berlaku maksimal 7 hari pada keberangkatan).

"Dengan aplikasi Travelation, calon penumpang pesawat dapat mengunggah ketiga dokumen tersebut ke aplikasi Travelation melalui travelation.angkasapura2.co.id untuk dilakukan pengecekan secara digital oleh administrator," jelasnya.

Selanjutnya, setelah dilakukan pengecekan, calon penumpang akan mendapat QR Code untuk kemudian diverifikasi di bandara PT Angkasa Pura II.

"Proses pengecekan secara digital ini dapat mempersingkat waktu di bandara, sehingga antrean panjang di Bandara dapat dihindari. Prosedur penerbangan tetap diberlakukan secara ketat, namun bisa dijalani secara lebih sederhana. Pada masa uji coba ini, surat asli hasil PCR test atau rapid test juga masih akan diverifikasi di terminal keberangkatan," imbuhnya.

Menurutnya, aplikasi Travelation juga terhubung dengan e-HAC (Health Alert Card) yang harus diisi oleh penumpang pesawat dan dicek secara digital oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes). Selain itu, aplikasi PeduliLindungi juga terhubung dengan Travelation.

Baca Selanjutnya: Berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami