Apple Developer Academy Diharapkan Bantu Kembangkan SDM di Indonesia

UANG | 12 Maret 2019 16:33 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, mengatakan saat ini sejumlah perusahaan besar di dunia tengah menjajaki untuk menempatkan bisnisnya di Indonesia. Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut melihat Indonesia negara yang menjanjikan.

"Karena kita negara demokratik dan pemerintahnya pro bisnis. Jumlah aplikan di Surabaya juga cukup tinggi," kata Airlangga di acara Graduation Apple Development Academy di BSD, Selasa (12/3).

Dia menyebutkan, belum lama ini produsen Ban Michelin mengembangkan bisnisnya di Indonesia dengan sistem akuisisi. "Kemarin perusahaan micelin memproduksi ban di Indonesia memilih untuk berkembang tidak secara organik tapi berkembang tapi dengan akuisisi, ini menjadi kesempatan juga agar industri ini bisa berkembang," imbuhnya.

Duta Besar Amerika Serikat, Joseph R Donovan mengaku pihaknya akan terus mendorong pihak swasta untuk semakin terlibat membantu pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia. Kerjasama diplomatik Indonesia-Amerika Serikat sudah berjalan 70 tahun, sehingga ke depan kualitas kerjasama ini akan terus ditingkatkan.

Menurut dia, kehadiran Apple Developer Academy di Indonesia ini, telah menghasilkan talenta atau sumber daya manusia berkualitas di bidang digital.

"Saya kira ini contoh yang luar biasa tentang apa saja hal yang bisa dilakukan perusahaan Amerika di Indonesia. Terutama pengembangan SDM, kalau misalkan perusahaan AS terlibat inilah hal yang bisa dilakukan untuk mengembangkan SDM di Indonesia," ucap Joseph.

Sementara, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan, dalam pengembangan SDM, pihaknya akan meminta para perusahaan asing berinvestasi dalam pelatihan kemampuan, terutama pada bidang teknisi.

"Kita tentunya akan ajak perusahaan lainnya untuk mau membuka akademi atau pelatihan seperti ini juga. Ini merupakan salah satu fokus kita untuk kejar revolusi 4.0 di mana dengan bonus demografi yang akan kita hadapi, generasi muda kita sudah siap dengan skill yang mereka punya," ungkapnya.

Baca juga:
Menteri PUPR: Gaji Pekerja Konstruksi yang Punya Sertifikat Naik 1,5 Kali
Pemerintah Target 512.000 Tenaga Kerja Konstruksi Tersertifikasi di 2019
Airlangga Minta Apple Tambah Jumlah Universitas di Indonesia
Jokowi: Saya Senang Banget Lihat Tenaga Kerja Konstruksi Pintar dan Bersertifikat
Siang Ini, Jokowi Bakal Serahkan Sertifikat ke 16.000 Tenaga Kerja Konstruksi

(mdk/azz)