APPNIA Siap Dukung Pemerintah Ciptakan Generasi Masa Depan Indonesia Berkualitas

UANG | 27 Februari 2019 15:22 Reporter : Kamilah

Merdeka.com - Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak (APPNIA) melakukan riset untuk meningkatkan status gizi kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Riset ini juga bertujuan mendukung program pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

"Kami ingin menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan untuk meningkatkan status gizi juga kesehatan ibu dan anak di Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah dan stakeholder lain untuk menjalankan kegiatan secara terencana dan sistematis," ucap Rivanda saat ditemui di Jakarta, Rabu (27/2).

Menurutnya, program Sustainable Development Goals (SDGs) pemerintah menjadi tiang dalam mencapai Indonesia yang sehat serta sejahtera tanpa adanya kelaparan. "SDGs menjadi dasar dalam perwujudan program nyata mencapai Indonesia tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, serta sanitasi yang layak," tegasnya.

Direktur Gizi Masyarakat Kementrian Kesehatan, Dody Izwardy, mengatakan dalam mensosialisasikan stunting, masyarakat harus memahami dengan baik tentang gizi. Dia juga mencontohkan berawal dari ibu hamil yang sehat dan nutrisinya tercukupi, agar bisa dapat menurunkan stunting di Indonesia.

"Kita melihat penerima manfaat menurunkan stunting. Tingkat pengetahuan dari masyarakat soal gizi ini penting. Misalnya anak pendek (stunting), kita harus jaga ibunya dengan makan makanan zat dan nutrisi cukup," jelas Dody.

Seperti diketahui, berdasarkan Global Nutrition Report 2018, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami beban gizi ganda. Meskipun telah terjadi penurunan prevalensi stunting dari 37,2 persen di 2013 menjadi 30,8 persen di 2018, tetapi angka tersebut tergolong cukup tinggi.

Baca juga:
Meratapi Gadis Korban Perang di Yaman Derita Gizi Buruk
Pemerintah Targetkan Angka Stunting Turun Menjadi 28 Persen Akhir 2019
Prabowo-Sandi Fokus Tangani Stunting di Indonesia untuk Hadapi Bonus Demografi
Dua Anak Yatim Miskin di Nias Utara Alami Gizi Buruk
Jangan Langsung Anggap Anak Berbadan Kecil Sebagai Korban Stunting

(mdk/azz)