Arcandra ancam lakukan hal ini jika badan usaha minerba tak lapor data produksi

UANG | 2 November 2018 13:07 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan tenggang waktu hingga Jumat (9/11), bagi badan usaha mineral dan batu bara (minerba) untuk melaporkan kegiatan usaha lewat aplikasi Minerba Online Monitoring System (MOMS). Sanksi kepada perusahaan yang tidak melaporkan hingga batas waktu yang diberikan berupa pencabutan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) badan usaha yang bersangkutan.

Wakil Menteri Kementerian ESDM Arcandra Tahar menjelaskan, pembentukan aplikasi daring ini bertujuan untuk memudahkan transaksi antara pemerintah dengan perusahaan di sektor minerba. "Nanti semuanya pakai online. Jadi boleh bapak (pengusaha minerba) punya kantor di Bali, Puncak, di tempat-tempat yang bapak suka, dan tidak perlu datang ke Jakarta lagi. Ini ultimate goal kita,"ujarnya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (2/11).

Dia pun memberi peringatan, perusahaan bakal diberi Surat Keputusan (SK) untuk dilakukan pencopotan RKAB bila sampai Jumat pekan depan tidak memberikan laporan data. "SK-nya gampang, kalau dalam periode tertentu tidak memasukan datanya nanti saya tidak akan minta tolong lagi, kita cabut (RKAB)," tegas Arcandra.

Lebih lanjut, Arcandra pun melontarkan ide untuk melakukan pengintegrasian data bagi bidang lain yang masih berada dibawah wewenang Kementerian ESDM, yakni sektor minyak dan gas (migas).

"Semua data migas nanti terintegrasi. Kita mau memberikan blok migas akses kalau bisa for free. Kalau sekarang belum apa-apa data aja harus beli, bayar. Kita perbaiki data migas, ini lintas unit di SKK juga ikut," tandasnya.

Sumber: Liputan6

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana (mdk/idr)

Baca juga:
Cerita Wamen Arcandra soal pembentukan MOMS dan e-PNBP minerba
10 Persen pembangkit listrik di proyek 35.000 MW sudah beroperasi
Perkuat sumber daya manusia, ESDM luncurkan Peta Jabatan Ketenagalistrikan
Hingga Oktober 2018, pencampuran B20 dan solar capai 2,53 juta kl
ESDM pesimis investasi energi baru terbarukan capai target di 2018
RI diprediksi geser AS jadi produsen energi panas bumi terbesar dunia di 2022
Pasokan listrik panas bumi bertambah 140 MW sepanjang kuartal III 2018

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.