ASDP Catat Jumlah Penumpang Anjlok 94 Persen Hingga H+2 Lebaran

ASDP Catat Jumlah Penumpang Anjlok 94 Persen Hingga H+2 Lebaran
UANG | 27 Mei 2020 10:08 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah melayani penumpang sebanyak 131.683 orang, 74.846 unit kendaraan, termasuk 45.131 unit truk logistik. Ini merupakan akumulasi selama periode Angkutan Lebaran mulai Minggu (17/5) atau H-7 hingga Senin (25/5) atau hari kedua Lebaran (H+2) di tengah situasi pandemi Covid-19.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini mengatakan, pencapaian total penumpang yang menyeberang di sembilan lintasan tersebut turun 94,47 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 2.380.124 orang. Dan dari total kendaraan tersebut turun 86,49 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 553.817 unit kendaraan.

"Selama periode Angkutan Lebaran ini ASDP memfokuskan pada 9 lintasan penyeberangan terpantau nasional. Yakni Ajibata-Ambarita, Tj. Kelian – Tj Api-api, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Kariangau-Panajam, Bajoe-Kolaka, Bira-Pamatata," kata Imelda dalam pernyataannya, Rabu (27/5).

Dia mengatakan, aktivitas penyeberangan di sembilan lintasan mulai dari H-7 hingga H+2 Idulfitri relatif sepi baik trafik penumpang maupun kendaraan. Hal ini sesuai prediksi perseroan seiring dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan sejumlah daerah di Indonesia.

Sedangkan, tren kenaikan hanya terjadi pada trafik kendaraan truk dikarenakan sesuai dengan Permenhub 25 Tahun 2020, ASDP hanya boleh melayani penyeberangan angkutan logistik serta penumpang khusus yang telah lolos verifikasi oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di lapangan sesuai SE Nomor 4 Tahun 2020. Adapun truk logistik yang dilayani mencapai 45.131 unit di sembilan lintasan penyeberangan atau naik 50,56 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 29.975 unit.

"Kami mengapresiasi tingginya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam mendukung larangan mudik Pemerintah untuk menunda perjalanan dengan kapal ferry pada periode Lebaran ini," terang Imelda.

1 dari 1 halaman

Protokol Kesehatan

Imelda memastikan, ASDP tetap memberikan layanan prima kepada pengguna jasa meski traffic pengguna berkurang. Untuk mengantisipasi kepadatan, perseroan disiplin menerapkan sistem penyekatan sejak dari gate verifikasi tim Gugus Tugas Covid-19 atau sebelum memasuki area pelabuhan hingga menuju ke terminal dan saat naik ke kapal.

Pun, perseroan konsisten menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Antara lain melakukan disinfektan secara periodik, pemeriksaan suhu tubuh, hingga penerapan physical distancing saat pengguna jasa berada di terminal dan kapal.

"Bahkan, untuk penumpang pejalan kaki yang akan naik ke kapal dibatasi maksimal hanya 75 orang. Sehingga tidak ada penumpukan atau antrean di terminal hingga saat berada di kapal," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Layani Penumpang Penyeberangan, ASDP Hanya Jual Tiket Go Show
Penumpang ASDP Indonesia Ferry Turun 39 Persen dalam 3 Bulan
Di Tengah Pandemi, ASDP Merak Naikkan Tarif Penyeberangan
BUMN Transportasi Menderita Akibat Covid-19 Hingga Tak Mampu Bayar Gaji Karyawan
Tanpa Pemasukan Imbas Corona, ASDP Hanya Bisa Bertahan Sampai Tengah Juni
Akibat Corona, Arus Kas ASDP Indonesia Ferry Turun Jadi Rp1,3 Triliun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5