Asosiasi Rumput Laut Siap Terapkan Skema Kenormalan Baru

Asosiasi Rumput Laut Siap Terapkan Skema Kenormalan Baru
UANG | 9 Juni 2020 14:15 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Ketua Umum Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) Safari Azis mengimbau anggotanya yang terdiri dari pembudidaya, pengolah, pedagang, eksportir, peneliti dan penggiat rumput laut untuk menerapkan aturan kenormalan baru atau new normal dalam semua aspek kegiatan.

"Untuk komoditas rumput laut, sejak awal adanya peraturan dari pemerintah dan himbauan dari WHO tentang pencegahan dan penyebaran Covid-19, pengurus ARLI langsung menyampaikan kepada seluruh anggota untuk menjalankan protokol kesehatan tersebut di samping melakukan koordinasi dengan fihak-fihak terkait di daerah masing-masing agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan lancar," ungkap Safari melalui keterangannya, Selasa (9/6).

Di sektor hulu, kegiatan pembudidayaan meliputi pengikatan bibit, pemasangan tali bentang di laut untuk jenis Eucheuma dan penyebaran bibit di tambak untuk jenis Gracilaria. "Pada tahap ini umumnya dilakukan oleh para wanita atau Ibu-Ibu rumah tangga, mereka diwajibkan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak bahkan memakai sarung tangan saat bekerja," terangnya.

Safari menambahkan, hal yang sama juga dilakukan pada tahapan lainnya di penanaman, pemeliharaan, panen, penjemuran serta penyimpanan hasil panen. Sedangkan pada sektor hilir, pekerja diwajibkan mengikuti aturan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian.

Bahkan, sebelum adanya pandemi covid-19 gudang dan pabrik pengolahan Rumput Laut anggota ARLI sudah menerapkan Prosedur Operasi Standar yang disyaratkan pada Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dan Sertifikat Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca Selanjutnya: Dalam situasi pandemi kegiatan ekonomi...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami