Aturan Baru, Kapasitas Penumpang KRL Naik Menjadi 80 Persen

Aturan Baru, Kapasitas Penumpang KRL Naik Menjadi 80 Persen
KRL. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori
EKONOMI | 18 Mei 2022 22:58 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyampaikan, kereta komuter di wilayah aglomerasi termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta-Solo diperkenankan melayani pengguna hingga 80 persen dari kapasitas atau sebanyak 130-135 pengguna per kereta.

Hal ini sesuai dengan aturan terbaru dari pemerintah yaitu Surat Edaran Kemenhub Nomor 57 tahun 2022, mulai hari ini Rabu (18/5).

"Ini merupakan peningkatan setelah sebelumnya hanya melayani 60 persen dari kapasitas," kata Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Antara.

Untuk kapasitas pengguna KA-KA Lokal perkotaan di wilayah Merak, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya diatur jumlah pengguna paling banyak 100 persen sesuai kapasitas.

Meskipun terdapat aturan perjalanan yang lebih fleksibel sejalan dengan penanganan pandemi Covid-19 yang membaik, seluruh pengguna tetap perlu mengikuti aturan dan protokol kesehatan yang berlaku.

Anne menegaskan, seluruh pengguna wajib memakai masker dengan benar hingga menutup hidung, mulut dan dagu secara sempurna sesuai dengan aturan. Para pengguna juga wajib menunjukan sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan sertifikat vaksin secara manual kepada petugas.

KAI Commuter juga terus mengimbau untuk tetap jaga jarak saat duduk di kursi KRL maupun saat berdiri di dalam perjalanan KRL serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah naik kereta. "KAI Commuter juga memberlakukan aturan-aturan tambahan lainnya dalam menggunakan KRL yaitu larangan berbicara secara langsung maupun melalui telepon selama berada di dalam perjalanan," ujarnya.

Adapun untuk pengguna yang membawa anak-anak khususnya balita, diimbau untuk menghindari kepadatan saat hendak menggunakan KRL. Petugas juga akan mengatur pergerakan pengguna anak-anak yang akan menggunakan KRL, selama tidak terlalu padat petugas akan mengizinkan untuk naik KRL.

Saat ini, operasional KRL Jobodetabek tetap beroperasi mulai pukul 04:00 - 24:00 WIB dengan 1.053 perjalanan per harinya. Sementara itu untuk operasional KRL Yogyakarta - Solo juga tetap beroperasi dengan 24 perjalanan KRL per harinya mulai pukul 05:00 - 20:17 WIB.

Petugas akan selalu melakukan pengendalian jumlah pengguna KRL yang dapat masuk ke kereta dengan melakukan penyekatan pengguna terutama di jam-jam sibuk.

Untuk menghindari kepadatan di jam-jam sibuk, pengguna KRL diimbau menggunakan aplikasi KRL Access agar dapat memantau informasi kepadatan di stasiun, mengetahui posisi real time KRL dan jadwal perjalanan. Sementara untuk merencanakan perjalanan dengan KA Lokal, mulai dari pemesanan dan pembelian tiket serta melihat jadwal dan ketersediaan tiket para pengguna dapat mengakses aplikasi KAI Access. (mdk/azz)

Baca juga:
Syarat Naik Kereta Terbaru per 18 Mei 2022 Usai Jokowi Perlonggar Protokol Kesehatan
PR Penting yang Harus Dibenahi Jika Nanti Tarif KRL Naik
Tarif KRL Batal Naik dalam Waktu Dekat
Pengguna Tak Keberatan Tarif KRL Naik Menjadi Rp5.000 Asal Layanan Meningkat
Kapan Tarif KRL Naik Menjadi Rp5.000?
Siap-Siap, Tarif KRL Direncanakan Naik Jadi Rp5.000

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami