Bagasi Citilink Berbayar Mulai Berlaku 8 Februari 2019

UANG | 28 Januari 2019 16:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Niaga Citilink Indonesia Benny Rustanto mengatakan maskapai berbiaya hemat atau Low Cost Carrier (LCC) ini akan memberlakukan kebijakan bagasi berbayar dalam setiap penerbangan domestik mulai Jumat (8/2) mendatang.

Nantinya, penumpang Citilink yang telah membeli tiket penerbangan sebelum 8 Februari 2019 masih berhak mendapatkan fasilitas bagasi hingga 20 kg, meskipun dijadwalkan untuk terbang melewati tanggal yang dimaksud.

"Dalam rangka memberikan kualitas layanan yang prima ditengah ketatnya persaingan industri penerbangan, Citilink sebagai maskapai dengan standar layanan no frills (pelayanan standar minimum) akan memberlakukan ketentuan baru mengenai tarif bagasi tercatat," kata Benny di Jakarta, Senin (28/1).

Dia menjelaskan, tarif bagasi termurah akan dikenakan sebesar Rp 9.000 per kg. Sementara untuk perhitungan selanjutnya akan berdasarkan berat barang bawaan hingga jarak tempuh pesawat.

"Hitungannya Rp 9.000 per kg dibawah 1 jam, sampai maksimal Rp 25 atau 35 ribu," jelasnya.

Ketentuan bagasi tercatat ini hanya akan diberlakukan untuk penerbangan domestik saja. Sementara untuk penumpang dengan rute penerbangan internasional baru akan dikenai biaya bila bawaan bagasinya diatasi 10 kg.

"Khusus penumpang Citilink lndonesia rute internasional serta penumpang yang telah menjadi member Supergreen dan Garudamiles atau penumpang yang membeli Green Seat akan tetap mendapatkan gratis bagasi sampai 10 kg," tambahnya.

Ketentuan lainnya, penumpang juga tetap diperbolehkan untuk membawa satu buah barang bawaan ke dalam kabin dengan berat maksimal 7 kg dan dimensi maksimal 58x46x23 cm tanpa biaya tambahan. Dia mengimbau, penumpang dapat membeli paket bagasi sebelum keberangkatan untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau, dengan potongan harga sampai dengan 40 persen.

"Pembelian paket bagasi dapat dilakukan di website resmi Citilink paling lambat 4 jam sebeIum keberangkatan. Sementara bagi penumpang yang sudah berada di bandara, dapat membeli bagasi tercatat langsung di counter check kami," sebutnya.

Adapun kebijakan bagasi berbayar ini dikeluarkan Citilink Indonesia dengan acuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 185 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Lewat regulasi tersebut, Benny menuturkan, pihaknya telah melakukan penelitian pada 2017-2018, yang secara hasil menunjukan tiap penumpang Citilink Indonesia hanya membawa sekitar 7-11 kg barang di bagasi saat penerbangan high season.

"Kita sudah lakukan research penumpang yang membawa bagasi. Hasilnya rata-rata antara 7-11 kg. Itu high season, biasa penumpang bawa oleh-oleh. High season biasa pas lebaran aja," ujar Benny.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Kemenhub Setujui Pemberlakuan Bagasi Citilink Berbayar di Februari 2019
Soal Pemberlakuan Tarif Bagasi, DPR Akan Panggil Lion Air
Polemik Mahalnya Harga Tiket Pesawat Hingga Muncul Dugaan Adanya Kartel
Pengamat Soal Kartel Tiket Pesawat: Jangan Hanya Menduga, Segera Selidiki
Ini Sanksi Bagi Pelaku Kartel Tiket Pesawat dan kargo Versi KPPU

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.