Bahas BP Tapera, Sri Mulyani dan bos OJK sambangi Kementerian PUPR

UANG | 18 Mei 2018 19:16 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyambangi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membahas progres pembentukan Badan Pengelola (BP) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Turut hadir dalam pertemuan ini anggota Komisi Tapera tersebut terdiri dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso.

"Tadi kita membahas proses untuk penutupan Bapertarum, penyerahterimaan semua keuangan, aset organisasinya ke Tapera," ungkapnya ketika ditemui usai rapat, di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (18/5).

Sementara itu, terkait besaran iuran yang harus dibayar anggota BP Tapera masih dalam pembahasan dengan menteri tenaga kerja.

"Iuran Tapera nanti kita masih membahas dengan Kementerian tenaga kerja," lanjut Sri Mulyani.

Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono mengatakan, salah satu poin yang juga turut menjadi agenda pembahasan adalah terkait rekrutmen pimpinan BP Tapera. Meskipun demikian, proses seleksi belum selesai

"Belum final nanti Minggu depan baru saya laporkan ke komite," ujar Basuki.

Baca juga:
Untungkan bisnis, SMF tunggu realisasi pembentukan BP Tapera
Pengusaha keberatan bayar iuran Tapera
Kementerian PU-Pera: Program Tapera mulai berjalan akhir 2017
Indonesia tertinggal 60 tahun dengan Singapura soal UU Tapera
Dinilai cacat, pengesahan 2 undang-undang ini ditolak DPD

(mdk/idr)