Bahas Freeport, 7 Kepala Suku Papua bakal geruduk kantor Luhut

UANG | 24 Februari 2017 16:36 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - Politikus Golkar, Yorrys Raweyai mengatakan tujuh kepala suku Tanah Ulayat Papua akan bertemu Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk membahas PT Freeport Indonesia. Mereka menyatakan mendukung langkah kebijakan pemerintah soal PT Freeport Indonesia.

"Mereka mau menyatakan dukungannya untuk mendukung kebijakan pemerintah soal Freeport. Saya bilang, komunikasi dulu deh sama pemerintah. Pak luhut oke aja, supaya mereka bisa punya persepsi yang sama soal Freeport ini. Opung sudah sepakat juga. Besok mau ketemu sih katanya," kata Yorrys di Kantor Kemaritiman, Jakarta, Jumat (24/2).

Selain itu, lanjut dia, pertemuan tersebut juga akan membahas solusi PHK karyawan Freeport yang akan terus bertambah hingga 10.000 orang. Saat ini, warga Papua sedang bersolidaritas menuntut keadilan terhadap kebijakan perusahaan milik Amerika Serikat itu.

"Konteks lihat mereka demo itu, bukan konteksnya karena you mesti lihat, itu tuntutannya beda sekali. Mereka kan kemarin demo UMP, sekarang solidaritas PHK. Enggak bisa diurai terlalu cepat, karena ini pasti berimplikasi," ujar pria kelahiran Papua ini.

Sebelumnya, nasib PT Freeport Indonesia saat ini sangat mengenaskan. Tidak boleh ekspor konsentrat mentah, perusahaan telah menghentikan semua pekerjaan tambang. Pekerja berencana akan melakukan demonstrasi menentang kebijakan pemerintah yang melarang ekspor konsentrat.

Freeport mengatakan, tambang Grasberg harus memangkas 60 persen produksi per bulan jika tidak kunjung mendapat izin ekspor konsentrat pada pertengahan Februari ini. Sebab, gudang penyimpanan sangat terbatas dan sudah hampir penuh.

"Semua kegiatan pertambangan telah berhenti sepenuhnya. Sekarang hanya perawatan saja," kata kepala serikat pekerja Freeport Indonesia, Virgo Solossa seperti ditulis Reuters di Jakarta, Kamis (17/2). Virgo menyebut, saat ini sudah 33.000 karyawan Freeport yang dirumahkan. (mdk/sau)

Baca juga:
Astra tak tertarik beli saham Freeport
Menko Luhut soal polemik Freeport: Saya tidak mau berandai-andai
Jonan: Kita juga bisa bawa kasus Freeport ke arbitrase internasional
Menanti ketegasan Jokowi hadapi ocehan Freeport
Dubes AS minta Freeport selesaikan masalah kontrak lewat perundingan
Buntut PHK massal Freeport, 120 personel dalmas Polres Mimika siaga
Hingga hari ini, Freeport sudah kurangi 1.087 karyawan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.