Bandara I Gusti Ngurah Rai Siap Sambut Kedatangan Turis Asing

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siap Sambut Kedatangan Turis Asing
Bandara I Gusti Ngurah Rai. ©2018 Merdeka.com/Kadafi
EKONOMI | 7 Oktober 2021 13:53 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Rai siap menyambut kunjungan wisatawan mancanegara atau turis asing ke Bali pada 14 Oktober 2021.

"Secara keseluruhan kesiapan fasilitas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menerima kedatangan penumpang internasional termasuk kesiapan fasilitas pelaksanaan PCR/TCM Test sudah lengkap dan dipersiapkan dengan baik, namun demikian untuk kesiapan hotel karantina dan kesiapan personil petugas pengawas fasilitas karantina masih dalam proses penyiapan bersama Kemenko Marves, Kementerian Kesehatan, Pemda Provinsi Bali dan Otoritas Bandar Udara Wilayah IV," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, Kamis (7/10).

Novie menjelaskan, berdasarkan laporan sementara dari hasil pemeriksaan para inspektur di lapangan. Fasilitas pelayanan yang sudah tersedia di terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai adalah tempat pemeriksaan untuk penumpang dengan suhu >38 derajat celcius, tempat pemeriksaan dokumen kesehatan, 20 bilik untuk pengambilan sample Test PCR, hingga tempat pemeriksaan keimigrasian.

Selain itu, tersedia juga Baggage Handling System, alat pengatur suhu ruangan, FIDS, tempat pemeriksaan kepabeanan dan Holding Area sebagai ruang tunggu hasil swab PCR. Begitupun dengan tempat duduk sudah diberi jarak mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Oleh karena itu, dia sangat mengapresiasi koordinasi dan kerja sama yang solid dari semua pihak dalam penyiapan SDM, Fasilitas dan Standar Operating Procedure (SOP) kedatangan penumpang internasional di Bandar Udara Ngurah Rai.

"Saya sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam mempersiapkan semua fasilitas yang dibutuhkan. Hal ini sangat diperlukan karena Bandar Udara Ngurah Rai diperkirakan akan menarik minat kedatangan penumpang internasional," terangnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali akan dibuka untuk internasional pada tanggal 14 Oktober 2021 dengan sejumlah ketentuan yang berlaku.

"Bandara Ngurah Rai Bali akan dibuka untuk internasional pada tanggal 14 Oktober 2021 selama memenuhi ketentuan dan persyaratan mengenai karantina, test, dan kesiapan satgas," ucapnya dalam Konferensi pers PPKM, Senin (4/10).

Menko Luhut menjelaskan, nantinya seluruh penumpang kedatangan internasional harus mengantongi bukti booking hotel untuk karantina mandiri. Karantina sendiri dilakukan minimal delapan hari dengan biaya sendiri.

"Setiap penumpang kedatangan internasional harus punya bukti booking hotel untuk karantina minimal delapan hari dengan biaya sendiri," ujarnya.

Menko Luhut menambahkan, Bandara Ngurah Rai Bali akan membuka penerbangan internasional perdana dari sejumlah negara. Seperti Korea Selatan, Dubai, hingga New Zealand. "Negara-negara yang kita buka nanti terdiri dari beberapa negara seperti Korea Selatan, China, Jepang, Abu Dhabi, Dubai kemudian juga New Zealand," bebernya. (mdk/azz)

Baca juga:
Kebijakan Karantina Diharapkan Tak Memberatkan Wisman di Bali
Wisman Boleh Masuk Bali, Okupansi Hotel Diperkirakan Meningkat
Sandiaga Uno: Jalur Penerbangan Dibuka di Bali, Siapkan 35 Hotel Jadi Karantina
Erick Thohir Harap KEK Kesehatan di Sanur Bisa Bangkitkan Pariwisata Bali
Sederet Event Besar Disiapkan untuk Bangkitkan Pariwisata Bali
Aturan Ganjil Genap di Lokasi Wisata Bali Dicabut

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami