Banggar DPR: Usulan Penghapusan Subsidi Listrik di 2022 Perlu Dipertimbangkan

Banggar DPR: Usulan Penghapusan Subsidi Listrik di 2022 Perlu Dipertimbangkan
meteran listrik. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
UANG | 15 April 2021 22:00 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Kementerian ESDM mengusulkan pengurangan subsidi listrik PLN untuk tahun anggaran 2022. Usulan tersebut disampaikan Direktorat Jenderal EBTK dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR RI tanggal 7 April 2021 lalu.

Anggota Banggar DPR dari Fraksi Golongan Karya, Dave Laksono mengatakan, usulan tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut. Sebab ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan sebelum akhirnya disetujui atau ditolak.

"Memang itu (usulan pengurangan subsidi listrik) dibahas tapi belum secara langsung diputuskan begitu saja. Harus dilihat dampak negatif terhadap perputaran ekonomi kaya gimana," kata Dave saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Kamis (15/4).

Dave menjelaskan, perlu ada kajian terkait kemampuan masyarakat membayar tagihan listrik bila dilakukan pengurangan subsidi. Tak hanya itu aspek sosial lainnya juga perlu dipertimbangkan agar tidak menimbulkan kegaduhan.

"Apakah dengan begitu masyarakat sudah mampu membayar atau gimana? Atau justru dampak negatifnya lebih besar," kata dia.

Dave mengatakan, bila usulan tersebut disetujui, maka akan berdampak pada perubahan tarif dasar listrik. Sebab pemerintah akan mengurangi pembayaran kepada PLN.

"Pastinya pengurangan subsidi akan berdampak pada kenaikan tarif dasar listrik jadi ini nanti akan mengurangi pembayaran pemerintah ke PLN," tutur Dave.

Sisi lain, usulan tersebut berpotensi mengurangi beban APBN. Sehingga alokasi untuk subsidi listrik bisa dialihkan untuk membiayai program pemerintah lainnya.

Berbagai pertimbangan tersebut sedang dalam pertimbangan Banggar. Dave mengaku hal ini akan kembali dibahas dalam sidang selanjutnya. Sebab saat ini para anggota sedang dalam masa reses.

"Ini kan masih panjang karena ini bicara anggaran tahun 2022, berarti ini diputuskan nanti Oktober atau sebelumnya," kata dia.

Baca Selanjutnya: Siap-Siap Tarif Listrik Naik...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami