Bangun Ibu Kota Baru, Wika Beton Bentuk Tim Satgas

UANG | 21 Agustus 2019 15:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, yakni PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) telah membentuk sebuah tim satuan tugas (satgas) atau task force membantu pembangunan ibu kota baru di Pulau Kalimantan.

"Ibu kota baru kan pasti butuh infrastruktur banyak, butuh pembangunan banyak. Wika (Beton) itu sudah membentuk tim task force. Nanti kita ikut bagian dari situ," ungkap Direktur Keuangan Wika Beton Imam Sudiyono di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (21/8).

Imam menyatakan, perpindahan ibu kota pasti akan memakan biaya infrastruktur besar sekali. Namun begitu, Wika Beton punya tabungan berupa lahan seluas 26 hektare (ha) di Kalimantan Timur.

"Kita sudah punya lahan di sana, 26 ha di Kalimantan Timur. Artinya kita tinggal menambah kapasitas di sana," ujar dia.

Dia menuturkan, lahan seluas 26 ha tersebut tidak akan dipakai untuk jadi wilayah ibu kota baru. "Enggak, itu pabrik kita saja," tandasnya.

Sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sempat menyebutkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya akan mampu mendanai Rp30,6 triliun dalam proses pemindahan ibu kota. Jumlah itu sekitar 6,56 persen dari total kebutuhan yang ditaksir mencapai Rp466 triliun.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tak Akan Ada Elpiji 3 Kg di Ibu Kota Baru
Bappenas Ungkap Pemindahan Ibu Kota Telan Rp93 Triliun Dana APBN
Bos Bappenas: Jangan Mimpi jadi Spekulan Tanah di Ibu Kota Baru
Tunggu Regulasi Pemerintah, PT PP Tertarik Bangun Ibu Kota Baru
Anggota DPR Kritik Pemerintah Soal Rencana Pemindahan Ibu Kota
Waskita Beton Siap Bangun Ibu Kota Baru di Kalimantan

(mdk/azz)