Bank Dunia Sebut 80 Persen Lahan Sawit RI Bermasalah, Ini Tanggapan Luhut

UANG | 16 Juli 2019 14:04 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sebanyak 80 persen lahan sawit di Indonesia bermasalah. Ini berdasarkan laporan dari Bank Dunia (World Bank).

"Sekarang bagaimana kelapa sawit yang dibangun itu banyak yang menyalahi peraturan, 80 persen menurut World Bank itu lebih menyalahi aturan," kata dia, saat ditemui, di Kantornya, Jakarta, Selasa (16/7).

Menurut dia, terdapat beragam faktor yang menyebabkan lahan sawit bermasalah. Mulai dari pemakaian lahan dari izin yang didapatkan hingga tidak memperhatikan aspek lingkungan.

Bagi perusahaan-perusahaan yang terbukti melanggar, kata dia, diusulkan agar dikenai denda. Meskipun demikian, dia tidak menjelaskan secara rinci terkait denda tersebut.

"Sekarang kita mungkin bikin amnesty, tapi dia bayar pinalti seperti tax amnesty. Kalau nanti setiap orang dipenjara bisa habis kita republik hanya urusin penjara saja. Kita kan harus cari solusi," tandasnya.

Baca juga:

Target Ekspor 7 Juta Ton CPO, GAPKI Minta Pemerintah Nego Bea Masuk dengan India

Apkasindo Ajak Petani Kelapa Sawit Melek Teknologi

22 Gubernur Diimbau Buat Aturan soal Tata Niaga Kelapa Sawit

Malaysia akan Tindak Sekolah yang Sebar 'Propaganda Anti Minyak Sawit'

Industri Oleokimia Salah Satu Peraih Insentif Pajak Terbanyak

Cerita Kemenperin Genjot Industri Oleokimia Dalam Negeri

(mdk/azz)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com