Bank Indonesia Dorong Terwujudnya RI Menjadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Bank Indonesia Dorong Terwujudnya RI Menjadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia
UANG | 29 Oktober 2020 14:30 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Deputi Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Diana Yumanita, menyebut bahwa ekonomi dan keuangan syariah menjadi salah satu solusi dalam menghadapi gejolak dan ketidakpastian perekonomian secara global. Bahkan dia memperkirakan, ke depan ekonomi dan keuangan syariah bakal mengalami tren positif.

"Ekonomi dan keuangan syariah dipandang sebagai sebuah arus baru perekonomian tidak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh belahan dunia berbagai riset telah menunjukkan bahwa tren positif secara konsisten yang ditunjukkan melalui peningkatan potensi pasar produk halal dari USD 2,2 triliun pada tahun 2018 menjadi USD 3,2 triliun pada 2024," katanya dalam acara ISEF, Kamis (29/10).

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia secara berkelanjutan, Bank Indonesia bersama stakeholder yang tergabung dalam komite nasional ekonomi dan keuangan syariah secara konsisten melakukan langkah-langkah strategis dalam menuju visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Dia melanjutkan, berdasarkan sebuah riset, Indonesia cukup potensial di sektor tersebut. Di mana Indonesia menempati peringkat ke-5 dari 73 negara untuk kategori pelaku ekonomi dan keuangan syariah global pada 2019-2020. Adapun pangsa pasarnya mencapai 11 persen dari total volume ekonomi dan keuangan sacara global.

Baca Selanjutnya: Langkah BI Majukan Ekonomi Syariah...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami