Bank Indonesia, OJK dan LPS Integrasikan Data Laporan Perbankan

Bank Indonesia, OJK dan LPS Integrasikan Data Laporan Perbankan
BI OJK dan LPS Luncurkan Integrasi Pelaporan Data. ©2019 Liputan6.com/Athika Rahma
UANG | 19 Desember 2019 18:10 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meluncurkan integrasi pelaporan dari sektor perbankan di Kompleks Gedung BI, Kamis (19/12). Integrasi ini dibangun untuk meminimalisir informasi yang redundan dan inkonsisten serta meningkatkan efisiensi dalam operasional bank.

Dalam peluncuran sistem integrasi ini, hadir Gubernur BI Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dan Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah.

"Sebelumnya, semangat untuk mempercepat pelaporan ini sudah dimulai bertahun-tahun. Alhamdulillah dalam waktu cepat, integrasi ini dapat selesai," tutur Perry.

Sebagai informasi, selama ini perbankan menyampaikan pelaporan kepada 3 otoritas tersebut melalui beberapa aplikasi terpisah. Dengan sistem integrasi ini tentu memudahkan bagi perbankan maupun 3 otoritas tersebut.

Di samping itu, integrasi pelaporan ini juga bertujuan untuk menciptakan Satu Data Perbankan guna mewujudkan sarana pertukaran dan akses data perbankan yang dibutuhkan setiap saat oleh masing-masing otoritas.

"Data ini miliki kita bersama. Ini tentu akan mempermudah kerja kita yang semula memeriksa laporan perbankan dari buku yang tebal," ujar Wimboh.

Baca Selanjutnya: Percepat Periksa Laporan Perbankan...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami