Bank Indonesia Target Gopay Hingga LinkAja Terapkan QRIS Mulai 1 Januari 2020

UANG | 30 Agustus 2019 13:41 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) akan secara resmi memberlakukan sistem Quick Response Indonesia Standard (QRIS) atau metode pembayaran digital pemerintah pada 1 Januari 2020. Standarisasi penggunaan QR Code BI ini bertujuan untuk mempermudah transaksi pembayaran digital dalam satu pintu.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Pungky Wibowo, mengatakan dengan QRIS, satu kode QR dapat digunakan untuk semua aplikasi dompet digital seperti OVO, Gopay, Dana, LinkAja dan lain sebagainya.

"1 Januari 2020 semua merchant bakal pakai QR yang gunakan QRIS. Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) ini kita berikan transisi waktu sampai 31 Desember 2019," tuturnya di Gedung BI, Jumat (30/8).

Pungky menjelaskan, standarisasi QR Code perlu dilakukan untuk mengantisipasi inovasi teknologi dan perkembangan kanal pembayaran menggunakan QR Code. Di mana, berpotensi menimbulkan fragmentasi baru di industri sistem pembayaran.

"Selain itu, untuk memperluas akseptasi pembayaran nontunai nasional secara lebih efisien," terang pejabat Bank Indonesia ini.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6 (mdk/bim)

Baca juga:
Gubernur BI: Ke Depan QR Code Bisa untuk Beli Kebutuhan Sehari-hari
GoPay Siap Implementasikan Standar Acuan Pembayaran BI
Pantau Pergerakan Orang Asing, Imigrasi Kembangkan QR Code untuk Dipasang di Paspor
Strategi BI Jaga Nasib Uang Kertas di Tengah Perkembangan Pembayaran Nontunai
Bank Indonesia Luncurkan Standardisasi QR Code, Implementasi Mulai Semester II 2019
Sistem Pembayaran QR Code RI Bakal Bisa Dipakai di Malaysia, Thailand & Filipina
Tak Ingin Kecolongan Seperti China, BI Segera Standarisasi QR Code

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.