Bank Syariah Indonesia Targetkan Pembiayaan Rp272 Triliun di 2025

Bank Syariah Indonesia Targetkan Pembiayaan Rp272 Triliun di 2025
syariah. shutterstock
UANG | 27 Januari 2021 21:07 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bank hasil merger tiga bank syariah BUMN, Bank Syariah Indonesia (BSI) menargetkan pembiayaan sebesar Rp272 triliun pada 2025 dan pendanaan sebesar Rp336 triliun di tahun yang sama.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, pemerintah melalui Kementerian BUMN memiliki tujuan untuk meningkatkan core competence bank syariah di Indonesia.

"Tujuan tersebut diwujudkan melalui penggabungan bank syariah BUMN," ujar Hery dalam webinar Rabu Hijrah, Rabu (27/1).

Selain pembiayaan dan pendanaan yang fantastis, BSI juga memiliki potensi menjadi 10 bank syariah teratas dalam skala global berdasarkan kapitalisasi pasar.

"Bank syariah ini akan memiliki produk konsumer yang beragam, didukung kemampuan teknologi terbaik untuk menyediakan pelanggan dengan pengalaman perbankan digital yang lebih baik," katanya.

BSI juga akan memiliki jaringan yang luas dengan lebih dari 1.200 kantor cabang sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih baik.

"Diharapkan pula tercipta pendapatan yang signifikan dan sinergi sehingga dapat menghasilkan kontribusi positif bagi pertumbuhan BSI," kata Hery.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
OJK Terbitkan Izin Pembentukan Bank Syariah Indonesia
OJK Sebut Keuangan Syariah Lebih Berdaya Tahan di Tengah Pandemi Corona
1 Februari 2021, Indonesia Resmi Miliki Bank Syariah Terbesar
Menteri Erick Soroti Ketimpangan Penetrasi Bank Syariah Indonesia dengan Malaysia
Ini Sebab Produk Syariah Belum Laris Seperti Milik Bank Konvensional
Bank Syariah Indonesia Jadikan UMKM Salah Satu Fokus Target Pasar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami