Bappenas: Pandemi Munculkan Tantangan Bagi Pemerintah

Bappenas: Pandemi Munculkan Tantangan Bagi Pemerintah
UANG | 28 September 2020 12:53 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Subandi Sarjoko menyebut, pandemi Covid-19 berdampak panjang pada kesejahteraan masyarakat, termasuk pada keadaan kesehatan, mental, ekonomi, dan sosial. Menurutnya, ini menjadi tantangan yang sangat besar bagi Pemerintah Indonesia.

"Skala pandemi munculkan tantangan bagi pemerintah. (Karena) kondisi darurat ini munculkan dampak berbagai sektor ekonomi, kesehatan dan sosial kepada individu yang terdampak langsung," kata dia di Jakarta, Senin (28/9).

Berdasarkan sejumlah kajian atau penelitian terkait dampak Covid-19 terhadap keluarga, perempuan, dan anak mendapatkan hasil mengejutkan. Di mana sebanyak 70,53 persen responden berpendapatan rendah mengaku mengalami penurunan pendapatan.

Kemudian, dampak pandemi Covid-19 kepada anak dalam program belajar jarak jauh juga menyebutkan sebanyak 37 persen anak tidak bisa mengatur waktu belajar. Kemudian 30 persen anak kesulitan memahami pelajaran dan 21 persen anak tidak memahami instruksi guru.

Selanjutnya kajian lainnya juga menyebutkan mengenai dampak terhadap kesehatan ibu dan anak. Sekitar 36 persen responden menyatakan bahwa mereka seringkali mengurangi porsi makan karena masalah keuangan.

"Atas dasar itu, pemerintah telah berkomitmen untuk mengurangi penurunan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai bentuk program bantuan terutama mereka yang berada di garis kemiskinan," kata dia. (mdk/azz)

Baca juga:
Presiden Jokowi Harap Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Picu Produktivitas
Airlangga Hartarto: Pengadaan Vaksin Gunakan Dana PEN, Jadi Bukan Kerugian Negara
Asosiasi Sambut Baik Kebijakan Pemerintah Tempatkan Dana di Bank Syariah
Kemenkeu: Satu dari 10 Rumah Tangga Miskin Belum Terima Bantuan Pemerintah
Penyaluran Dana PEN Baru Rp254 Triliun dari Total Rp695 Triliun
Pemerintah Restorasi Terumbu Karang Senilai Rp 115 M, Terbesar Sepanjang Sejarah RI

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami