Begini Putusan Pembagian Rute Penerbangan Bandara Kertajati dan Husein Sastranegara

UANG | 18 Juni 2019 11:26 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menegaskan penerbangan internasional Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) tidak akan dipindahkan ke Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat (BIJB). Itu disampaikan pada rapat koordinasi pagi ini terkait pemindahan penerbangan pesawat jet komersil dari Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.

Seperti diketahui, Pemerintah telah memutuskan memindahkan penerbangan luar Jawa dari BDO ke BJIB Kertajati mulai 15 Juni 2019. "Bandung sudah menjadi destinasi wisata, kita tidak akan pindahkan penerbangan internasional di sana. Namun, dengan adanya Bandara Kertajati pergerakan internasional jadi lebih bagus," tuturnya di Majalengka, Selasa (18/6).

Adapun Menhub Budi menyebutkan, Bandara Husein Sastranegara, Bandung akan difokuskan melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri jenis propeller, seluruh angkutan udara niaga berjadwal luar negeri, angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam dan luar negeri, angkutan udara bukan niaga dalam dan luar negeri.

"Iya yang beroperasi (internasional) dan propeller domestik Jawa," terangnya.

Menhub Budi menjelaskan, dengan keberadaan Bandara Kertajati, justru akan memperkuat konektivitas antara Bandara Husein Sastranegara dengan Bandara Internasional Kertajati. "Dengan adanya Kertajati, maka pergerakan internasional jadi lebih bagus. Kita akan bagi fungsi-fungsi Bandara Husein dan Kertajati kesepakatan beberapa pihak," ucapnya.

VP Corporate Communications PT AP II (Persero) Yado Yarismano membenarkan bahwa ada 13 rute penerbangan yang akan dipindahkan ke Bandara Kertajati tersebut. Rute tersebut adalah kota Surabaya, Denpasar, Pekanbaru, Banjarmasin, Kuala Namu dan Ujung Pandang.

"Kemudian rute kota Palembang, Padang, Balikpapan, Jogja, Lombok, Pontianak, hingga Batam," tuturnya.

Yado menegaskan, AP II siap membantu maskapai dalam proses pemindahan rute penerbangan ke Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.

"Fasilitas yang terkait dengan keselamatan dan keamanan penerbangan, baik itu di Husen Sastranegara dan Bandara Kertajati, sudah bisa terpenuhi. Kami siap menjalankan penataan penerbangan mulai 15 Juni 2019, dan ingin secepatnya merealisasikan perpindahan penerbangan itu," pungkasnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Menhub Sebut Bandara Kertajati Jadi Alat Pencipta Kekuatan Ekonomi Baru Utara Jabar
AP II Sediakan Fasilitas Pemindahan Penerbangan di Bandara Kertajati
Resmi Dipindahkan, Ini Rute Penerbangan di Bandara Kertajati
Saudia Airlines Tolak Berangkatkan Jemaah Haji dari Bandara Kertajati
Dapat Modal Rp625 Miliar dari AP II, BIJB Bakal Bayar Utang
Solusi Bandara Kertajati Sepi, Pemerintah Bakal Ambil Alih Pembangunan Tol Cisumdawu
Ribuan Jemaah Haji di Lima Daerah Dipastikan Berangkat Melalui Bandara Kertajati

(mdk/bim)