BEI Bocorkan Alasan IHSG Terjun Bebas Hingga 6,16 Persen

UANG | 20 Mei 2019 10:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI), Laksono Widodo angkat suara terkait penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cukup tajam terjadi belakangan ini. IHSG tercatat menunjukkan penurunan sebesar 6,16 persen ke level 5.826,87 dari sebelumnya di 6.209,12 pada penutupan pekan lalu.

"Kita tahu ada beberapa hal yang terjadi di domestik. Kalau kita lihat dari perusahaan tercatat pada kuartal-I itu memang lebih rendah dari pada perkiraan analis, jadi analis ini banyak yang melakukan downgrade. Tentunya ini butuh waktu untuk tercermin di harga," terangnya di Gedung BEI, Senin (20/5).

Selain itu, dia menambahkan bahwa situasi politik hingga kisruh panasnya perang dagang turut berdampak besar pada kinerja IHSG di bursa saham.

"Kedua, kita tahu-lah ada data-data makro yang kurang preferable. Ketiga, situasi politik meskipun enggak parah-parah banget tapi tetap menimbulkan semacam kekhawatiran dan juga enggak bisa dihindari bahwa kenyataannya perang dagang masih menjadi headline dimana-mana," ucapnya.

Kendati demikian, dia mengatakan otoritas bursa akan menyikapinya secara seksama. Sebab, market (pasar) tidak seharusnya dikekang dengan kepanikan yang berlebih.

"Tentunya kami worry, tapi apakah ini menjadi kejadian yang luar biasa, saya rasa enggak. Jadi menurut saya bisnis as usual no reason to get panic. Enggak ada alasan untuk panik saat ini," kata dia.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Manulife Ramal IHSG 2019 Berakhir di Posisi 6.900-7.100
IHSG Anjlok 1,75 Persen Selama Sepekan
Imbas Perang Dagang AS-China, IHSG Ditutup Melemah
IHSG Menguat Usai AS Ancam Naikkan Tarif Produk China
IHSG dan Rupiah Melemah, Menko Darmin Bantah Karena Politik Memanas

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.