BEI harap Jokowi-JK lebih bisa mendorong BUMN melantai di bursa

UANG | 10 Oktober 2014 11:57 Reporter : Saugy Riyandi

Merdeka.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki harapan dengan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla mendatang. BEI meminta pemerintahan Jokowi-JK berpihak terhadap industri pasar modal.

"Tahun depan harapanya dengan pemerintahan baru, keterpihakan ke pasar modal bisa jauh lebih besar," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen saat dihubungi di Jakarta, Jumat (10/10).

Hoesen meminta pemerintahan Jokowi-JK dapat membawa perusahaan-perusahaan BUMN untuk lebih banyak melantai di bursa pada tahun depan. Menurut dia, melantai di bursa bakal membantu perkembangan kinerja BUMN dan perusahaan menjadi lebih terbuka dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

"Sebab potensinya besar sekali BUMN untuk masuk bursa. Dan saya lihat banyak BUMN yang siap," kata dia.

Seperti diketahui, tahun 2014 ini perusahaan BUMN tidak ada yang mencatatkan sahamnya di bursa. Justru yang memberanikan diri masuk bursa pertama kali yakni anak usaha perusahaan BUMN, yakni Wika Beton.

Jika tahun depan banyak perusahaan BUMN masuk bursa, bukan tidak mungkin target BEI mematok IPO 35 perusahaan di 2015 bisa tercapai. (mdk/bim)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.