BEI Masih Tunggu OJK Soal Sanksi ke Garuda Indonesia

UANG | 17 Juni 2019 11:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menunggu keputusan final dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait sanksi yang akan diberikan kepada PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) atas laporan keuangan perusahaan yang menuai polemik.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, manajemen bursa kini sedang berkoordinasi intens dengan pihak OJK perihal nasib maskapai pelat merah tersebut ke depan.

"Kami sudah koordinasi dengan OJK. Dan sedang menunggu keputusan final dari OJK," tuturnya di Gedung BEI, Senin (17/6).

Terkait apakah ada kemungkinan revisi laporan keuangan Garuda Indonesia nantinya, Nyoman belum membeberkan lebih lanjut langkah ke depan itu dari manajemen bursa.

"Kita akan lihat initial recognition itu harusnya tidak lepas dari periode 15 tahun. Kemudian kualitas aset atau piutangnya. Aturan dapatnya cash secara oktober 2018 sampai sekarang tidak dapat. Sehingga laporan keuangan Maret tentunya akan kita pertanyakan juga tentang kualitas piutangnya," ucapnya.

Dia pun menegaskan, manajemen bursa sepenuhnya menunggu ketetapan yang akan diputuskan oleh OJK pada maskapai BUMN tersebut. "Finalnya kita tunggu OJK," terang dia.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku tengah mendalami laporan keuangan maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA). Saat ini, OJK telah mengumpulkan informasi secara lengkap untuk dapat meneliti lebih jauh terkait persoalan laporan manajemen Garuda tersebut.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Cuaca Buruk, 2 Penerbangan Tujuan Samarinda Dialihkan ke Balikpapan
Kemenkeu: Hasil Laporan Keuangan Garuda Indonesia Belum Sesuai Standar Akuntan
Luhut Akui Maskapai Penerbangan RI Alami Kerugian
Menko Luhut: Harga Tiket Pesawat Mahal Bukan Disebabkan Duopoli
Mengupas Rencana 'Impor' Maskapai Asing Tekan Harga Tiket Pesawat
Kemenhub Sebut Maskapai RI Tengah Rugi, Begini Saham AirAsia dan Garuda

(mdk/azz)