BEI Siap Jalankan Layanan Electronic Book Building

UANG | 8 Januari 2019 13:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menerapkan layanan Electronic Book Building (EBB) pada April 2019. Dalam sistem ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) berperan sebagai penyedia platform EBB di pasar sekunder.

"Kita ini penyelenggara secondary market. Kemungkinan bursa akan mendapatkan penunjukkan penugasan. Jadi kita itu bursa, khusus yang EBB, konteks primary market nanti bursa akan mengajukan atau mendapatkan penugasan OJK," ucap Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fauzi di Gedung BEI, Selasa (8/1).

Penerapan EBB tidak hanya melibatkan BEI, namun juga self regulatory lainnya seperti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjamin Efek Indonesia (KPEI). KPEI berperan untuk memastikan aliran komitmen pemesanan saham di pasar primer, kemudian untuk proses settlement akan dikerjakan oleh KSEI.

"Karena terdaftar dalam agenda tim pengembangan infrastruktur pasar modal. Yang di dalamnya dikoordinasi langsung OJK. Ada SRO," ujarnya.

Dia menegaskan, platform EBB sudah ada dan tinggal proses finalisasi. BEI telah membangun sistem ini sejak tahun lalu dan saat ini proses pengembangannya telah selesai.

"Kalau pengembangan sudah selesai. Karena tunggu finalisasi, kalau nanti peraturan keluar kita seluruh pelaku terlibat, agen pemasaran, penjamin emisi simulasi investor yang berminat akan melakukan satu siklus pengujian sistem. Itu yang belum, pengujian sistem nunggu peraturan selesai," imbuh dia.

EBB rencananya akan mulai diterapkan pada sekitar bulan April 2019. "Sudah siap dong April itu. Siaplah insya Allah," tandasnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sentra Food Indonesia Jadi Perusahaan Pertama Melantai di Bursa Saham Pada 2019
Koperasi ASN Jabar Beli Saham BIJB Senilai Rp 51 Miliar
Reliance Sekuritas: Investasi Saham Masih Menjanjikan di Tahun Politik
Saham Apple Terjun Bebas, Warren Buffett Kehilangan Duit Rp 40,37 Triliun
Jual Saham di BEI, Estika Tata Tiara Incar Dana Segar Rp 128 Miliar
Gubernur Anies Dorong Bank DKI Melantai di Bursa Saham, Ini Tujuannya

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT