Bekasi Fajar Bagikan Dividen Rp 8,75 per Saham

UANG | 5 Mei 2019 15:00 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) menyetujui pembagian dividen tahun buku 2018 senilai Rp8,75 per saham atau sebesar total Rp 84,41 miliar.

Head of Investor Relation BEST, Seri mengatakan pembagian dividen ini merupakan 20 persen dari raihan laba bersih sepanjang 2018 lalu senilai Rp 423 miliar. Untuk pembagian dividen tersebut akan dilakukan pada pada akhir Mei 2019.

"Pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih yang dihasilkan, salah satunya untuk pembagian dividen," katanya, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (5/5).

Terkait kinerja, pada 2018 emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham saham BEST ini mencatatkan total pendapatan mencapai Rp 963 miliar dengan laba bersih Rp 423 miliar. Seri menambahkan sepanjang tahun 2018 perseroan meraih penjualan tanah industri seluas 35 hektar sesuai dengan yang ditargetkan sebesar 35-45hektar.

"Tahun ini, Kami mengharapkan pertumbuhan penjualan tanah menjadi 40 hektar dengan target harga rata-rata penjualan Rp 2,6 juta-Rp 3,2 juta per m2," terangnya.

Menyinggung soal perkembangan penjualan lahan, perseroan sejauh ini belum menambah penjualan lahan industri di kuartal I-2019, namun menargetkan membukukan lebih banyak penjualan lahan terutama di Semester II-2019.

Untuk tahun 2019, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan 10-15 persen dengan tetap mempertahankan marjin EBITDA di kisaran 60 persen dan margin laba bersih 40-50 persen. "Di kuartal I-2019, Bekasi Fajar Industrial Estate meningkatkan penjualan menjadi Rp247 miliar, EBITDA stabil di Rp127 miliar dan laba bersih Rp 95 miliar," paparnya.

Ke depan tambah Seri, perseroan akan terus fokus pada bisnis kawasan industri terutama di Kawasan MM2100 Bekasi, dimana akan melanjutkan pengembangan, termasuk sarana dan fasilitas dan memanfaatkan pembangunan infrastruktur di sekitarnya untuk meningkatkan nilai kawasan.

Seperti diketahui Kawasan MM210 akan dilewati oleh JORR II Cibitung-Cilincing dan para penghuni kawasan akan mendapatkan keuntungan dari penambahan akses dan konektivitas di MM2100. Selain itu, Kawasan MM2100 juga akan mendapatkan manfaat dari tol layang Jakarta-Cikampek, Tol Jakarta-Cikampek Selatan, proyek perluasan Tanjung Priok dan pembangunan Pelabuhan Patimban.

Untuk menjawab kebutuhan industri dan sebagai strategi pertumbuhan berkelanjutan, perseroan juga masih menindaklanjuti rencana pembukaan kawasan industri baru dengan tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian. Selain RUPST/LB, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan pengurus perseroan dengan masa jabatan empat tahun, sehingga susunan pengurus menjadi sebagai berikut:

Susunan Komisaris

Komisaris Utama (merangkap Komisaris Independen) : Marzuki Usman
Wakil Komisaris Utama : The Nicholas
Komisaris Independen : Herbudianto
Komisaris Independen : Wahyu Hidayat
Komisaris : Hartono

Susunan Direksi

Direktur Utama : Yoshihiro Kobi
Wakil Direktur Utama : Leo Yulianto Sutedja
Direktur : Wijaya Surya
Direktur : Daishi Asano
Direktur : Swan Mie Rudy Tanardi

Baca juga:
Garudafood Bagikan Dividen 2018 Rp 17 per Lembar Saham
Raup Pendapatan Rp 2,8 T, Lippo Karawaci Catat Laba Kuartal I 2019 Rp 50 M
Perbaiki Kinerja Saham, Manajemen Garuda Harus Beri Penjelasan Rinci ke Investor
Jokowi-Ma'ruf Unggul Hitung Cepat, Sentimen Pasar Diklaim Positif
BEI Panggil Manajemen Garuda Indonesia Meminta Penjelasan, Apa Hasilnya?
Besok, BEI Panggil Garuda Indonesia Bahas Laporan Keuangan

(mdk/azz)

TOPIK TERKAIT