Belum Diumumkan, Posisi Menteri yang Kosong Diisi Sekjen Kementerian

UANG | 21 Oktober 2019 12:43 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Minggu (20/10) kemarin. Namun, sejumlah nama-nama menteri yang dikabarkan akan dikenalkan hari ini belum juga disampaikan oleh presiden.

Akibatnya, sejumlah pos-pos kementerian hingga saat ini masih kosong. Lantas siapa yang menjadi pimpinan sementara?

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti mengungkapkan, ketika posisi menteri kosong, maka sebuah kementerian akan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal masing-masing kementerian.

"Untuk administrasi yang level kementerian, ditangani oleh Sekjen," ujar Nufransa melalui pesan singkatnya kepada merdeka, Senin (21/10).

Dia menambahkan untuk berkas-berkas administrasi yang yang membutuhkan putusan langsung oleh menteri, nantinya akan ditahan lebih dahulu. Setelah ditetapkan menteri, baru kemudian akan dilanjutkan kembali.

"Untuk administrasi yang membutuhkan penetapan atau keputusan menteri, diadministrasikan dulu, menunggu menteri yang baru," ujarnya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi dijadwalkan akan mengumumkan nama-nama menteri pada Senin (21/10). Sampai pukul 11.16 WIB, sejumlah tokoh mulai dipanggil ke Istana Negara bertemu Presiden Jokowi.

Adapun beberapa yang dipanggil Jokowi yakni Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Nadiem Makarim, Christiany Eugenia Tetty Paruntu, Wishnutama, Erick Tohir, hingga Tetty Paruntu.

1 dari 1 halaman

Bocoran Menteri Kabinet Jokowi Jilid II

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana perkenalkan komposisi kabinet kerja jilid II periode 2019-2024. Hal itu telah diungkapkan Jokowi beberapa jam sebelum pelantikan di gedung MPR, Jakarta, Minggu (20/10) kemarin.

Jokowi menegaskan, komposisi kabinet sudah rampung. Hanya tinggal diperkenalkan ke publik hari ini. Untuk jadwal pelantikan, Jokowi belum bisa memastikan.

"Sudah rampung," kata Jokowi kemarin.

Sementara bocoran yang diperoleh merdeka.com jelang perkenalan nanti, sejumlah nama baru dan lama masih menghiasi kabinet nantinya. Nama paling mentereng yakni Mantan Ketua TKN Jokowi-Maruf, Erick Thohir.

"Erick jadi Meneg BUMN," kata sumber internal Istana tersebut.

Erick sempat menolak ketika hendak digadang jadi Menteri usai Jokowi-Maruf menang Pilpres 2019. Namun entah apa yang jadi alasan Erick akhirnya dikabarkan menerima pinangan Jokowi.

Sementara beberapa pos yang diganti atau digeser yakni, Mendikbud Muhadjir Effendy tak lagi jabat menteri. Begitu juga Susi Pudjiastuti, tak lagi jabat Menteri Kelautan dan Perikanan, karena disebut kerap membuat kebijakan yang kontroversi.

"Susi ditolak partai-partai, tapi Pak Jokowi suka, kemungkinan digeser. Kita lihat nanti," tambahnya.

Nama Jaksa Agung rupanya tak bergeser. Masih diisi oleh kader NasDem M Prasetyo. Setidaknya, kata sumber, ini untuk sementara waktu.

Menko Polhukam nanti Moeldoko, jelas sumber ini.

Untuk jabatan Mensos yang sempat diperebutkan Demokrat dan Golkar. Ada dua nama kandidat di tahap akhir. Tinggal Jokowi yang tentukan.

Ari Batubara atau Agus Guniwang, katanya.

Sementara untuk porsi partai politik, Golkar tak bergeser dan disebut ditambah satu kursi. Mereka adalah Airlangga Hartarto, Agus gumiwang Kartasasmita, Satya Yudha serta Zainudin Amali.

Untuk PPP, disebut mendapatkan dua jatah pos menteri. Nama yang disodorkan yakni Plt Ketum Suharso Monoarfa dan Zainut Tauhid.

NasDem juga belakangan muncul nama kadernya Viktor Laiskodat. Gubernur NTT itu dikabarkan akan menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Lalu bagaimana dengan Ormas? Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah telah diminta setor nama oleh Jokowi beberapa waktu lalu. NU memiliki 15 kandidat sementara Muhammadiyah 5.

Muhammadiyah masih menjagokan nama Muhadjir Effendy dan Sekum Abdul Muti. Sementara NU, nama Abdul Ghoffar Yozin disebut akan isi Menteri Agama.

Untuk nama Basuki Hadimuljono dan Retno LP Marsudi akan tetap menjabat Menteri PU PR dan Menteri Luar negeri.

Bagaimana dengan nama Sri Mulyani? Sri disebut kansnya masih 50:50. Bisa masuk menjadi Menko Perekonomian atau tetap di Menteri Keuangan.

Kita tunggu pengumuman presiden, tambah sumber ini lagi.

Sementara di kubu oposisi, Partai Gerindra dalam posisi menunggu panggilan Jokowi untuk mengisi jabatan Menteri Pertahanan dan Menteri Pertanian. Dua nama yang akan isi pos tersebut adalah Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo.

Menarik dinanti kejutan kabinet kerja jilid II yang bakal diperkenalkan Jokowi-Maruf hari ini. (mdk/idr)

Baca juga:
Menteri BUMN yang Baru Cocok Dijabat Sosok Reformis Agar Profesional
Bocoran Menteri Kabinet Jokowi-Ma'ruf Jelang Diumumkan Hari Ini
Besok Diumumkan Jokowi, Airlangga Rahasiakan Kader Golkar Bakal Jadi Menteri
Edhy Prabowo Siap Jika Ditunjuk Jadi Anak Buah Jokowi
Adian Napitupulu Tegaskan Tolak Jadi Menteri Jokowi: Gue Tidak Punya Talenta di Situ
Erick Thohir soal 'Berkeringat' Sentil Calon Menteri dari Luar Koalisi?