Belum tutup tahun, Grab klaim kuasai pasar transportasi online

UANG | 3 Juni 2016 17:29 Reporter : Sri Wiyanti

Merdeka.com - Grab mengklaim telah menguasai 50 persen pasar transportasi online di Jakarta lebih cepat dari perkiraan. Ini dinilai berkat pelayanan lebih yang diberikan perusahaan penyedia aplikasi pemesanan transportasi tersebut.

"Kami targetnya adalah menambah pertumbuhan, indikatornya adalah market share. Kami dari awal sudah jelas menargetkan market share 50 persen pelayanan aplikasi online transporting people. Belum sampai akhir tahun kami sudah mencapai target tersebut," kata Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, Jakarta, Jumat (3/6).

Ridzki mengakui, masyarakat Jakarta masih mengkhawatirkan sejumlah hal negatif dari jasa pemesanan transportasi online. Seperti tarif ditetapkan sepihak dan lamanya waktu tunggu.

Namun, dia kembali mengklaim bahwa Grab telah memberi dampak positif kepada para mitra pengemudi dan penumpang di Jakarta. Klaim itu didasarkan pada studi dampak sosial dilakukan oleh tim dari sekolah bisnis Universitas Cambridge.

"Kami punya istilah outserving our customer, memberikan layanan yang lebih baik dari yang diminta. Ini tentunya butuh kerja keras dari kami juga," katanya.

"Ini butuh konsistensi untuk layanan bukan hanya dari segi online-nya bahwa quality dari aplikasinya respon cepat, tapi juga offlinenya layanan dari mitra kami, standar dan tentunya aftersales service kami."

Grab mulai beroperasi di Indonesia pada Juni 2012. Awalnya hanya fokus pada pemesanan taksi meluas ke mobil pribadi dan ojek.

(mdk/yud)