Benarkah Harga Pertalite Bakal Naik? Ini Kata Erick Thohir

Benarkah Harga Pertalite Bakal Naik? Ini Kata Erick Thohir
Pertalite. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
EKONOMI | 18 Mei 2022 18:09 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara soal wacana kenaikan harga Pertalite, yang kini jadi Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Dia memastikan, pemerintah saat ini belum berpikir untuk menaikkan harga Pertalite.

"Sekarang Rp 7.650. Belum ada rencana pemerintah melakukan (kenaikan)," kata Erick Thohir di Jakarta, Rabu (18/5).

Meski begitu, Erick juga berpikir bahwa pemerintah tetap harus menjaga keuangan negara. Pasalnya, kondisi perekonomian dunia kini tengah tidak stabil lantaran berbagai faktor.

"Banyak sekarang dengan ketidakpastian ekonomi dunia, inflasi yang tinggi, supply chain yang tidak pasti, beberapa negara seperti Pakistan, Srilanka, negara-negara Afrika mulai mengkonsolidasikan keuangan yang cukup," tuturnya.

Harga BBM di tingkat global kini sudah menyentuh level Rp 50-60 ribu per liter. Itu tentunya jauh lebih tinggi dibanding di tingkat domestik, yang nilai jualnya masih dijaga tak jauh dari harga keekonomian.

Dia mencontohkan Pertamax, mantan BBM bersubsidi yang kini harganya Rp 12.500 per liter, namun masih jauh dibawah harga keekonomian yang berada pada kisaran Rp 16.000 per liter.

"Tentu pemerintah mengambil posisi, yang mampu tidak boleh disubsidi. Makanya Pertamax harganya dinaikan. Itu pun harga Pertamax, harganya di bawah harga pasar. Yang lainnya Rp 16 ribu, ini Rp 12.500. Jadi di situ sudah ada komponen subsidi," ujarnya.

Di sisi lain, dia pun bersyukur Indonesia sukses mencetak nilai ekspor tertinggi sepanjang sejarah, USD 27,33 miliar pada April 2022 lalu. "Ini kita harus tahan, karena sebagian besar dari surplus ini untuk kepentingan subsidi buat rakyat. Listrik masih subsidi, BBM masih subsidi, bansos masih ada. Ada BLT minyak goreng," tuturnya.

"Ini negara kaya yang sangat pro rakyat, tapi kita harus jaga. Jadi kembali ke BBM, pemerintah hari ini belum ada rencana, belum ada kenaikan," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Anggota DPR Dukung Kendaraan Mewah dan Dinas Harus Konsumsi Pertamax
Konsumsi Meningkat, Kuota Pertalite Diharapkan Cukup Hingga Akhir Tahun
Konsumsi Pertalite Naik 46 Persen Saat Arus Mudik Lebaran 2022
Syarat Target Pertumbuhan Ekonomi 2022 5,2 Persen Bisa Tercapai
Wakil Ketua DPRD Aniaya Petugas SPBU, Marah Karena Tak Dapat Pertalite Hanya Pertamax
Data BPH Migas: Stok Pertalite Cukup untuk 17 Hari

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami