Bendungan Kering Pertama di Indonesia Ditargetkan Rampung 2021

Bendungan Kering Pertama di Indonesia Ditargetkan Rampung 2021
Basuki Hadimuljono. istimewa ©2019 Merdeka.com
EKONOMI | 6 Desember 2020 11:45 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis pembangunan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, Jawa Barat untuk pengendalian banjir di Jakarta dan sekitarnya, rampung pada tahun depan.

"Sebagai bendungan kering maka pengoperasiannya akan berbeda dengan bendungan lain, di mana kedua bendungan ini baru akan digenangi air pada musim hujan. Sementara pada musim kemarau, bendungan ini kering," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dikutip dari Antara, Minggu (5/12).

Menteri Basuki mengatakan, bendungan kering (dry dam) di Ciawi dan Sukamahi itu merupakan pertama kali dibangun di Indonesia. Kedua bendungan ini bukan untuk keperluan irigasi atau air baku, namun meningkatkan kapasitas pengendalian banjir.

Sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi kerentanan kawasan metropolitan Jakarta dari bencana banjir, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Kementerian PUPR membangun dua bendungan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu.

Pembangunan kedua bendungan merupakan bagian dari rencana induk pengendalian banjir Jakarta yang sesuai kontrak kerja rampung pada 2021.

Bendungan Sukamahi yang sudah direncanakan sejak 1990-an, mulai dibangun 2017 dan progres fisiknya saat ini sudah mencapai 60 persen, sedangkan lahan yang sudah bebas mencapai 40,86 hektare atau 92,67 persen dari kebutuhan 46,7 hektare.

Pekerjaan kini meliputi galian tubuh bendungan, grouting tubuh bendungan, bangunan pelimpah (clearing dan pengecoran), pekerjaan hidromekanikal, pembangunan fasilitas umum (gardu pandang, masjid, gudang, landscaping), dan clearing area lahan.

Kontrak pembangunan Bendungan Sukamahi senilai Rp447,39 miliar ditandatangani pada 20 Desember 2016 dengan kontraktor PT Wijaya Karya-Basuki KSO.

Baca Selanjutnya: Bendungan Sukamahi...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami