BI Beberkan Perubahan yang Terjadi saat Ekonomi Digital Mulai Berkembang

BI Beberkan Perubahan yang Terjadi saat Ekonomi Digital Mulai Berkembang
UANG | 30 Maret 2020 20:04 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Perkembangan teknologi terus merambah ke sektor perekonomian. Peran digital makin luas dan memasuki di berbagai kegiatan ekonomi baik di sektor rill dan sektor keuangan.

Berbagai studi empiris menunjukkan digitalisasi perekonomian, pada satu sisi telah mendorong produktivitas perekonomian. Inovasi teknologi digital di industri keuangan telah mendorong perkembangan financial technology (fintech). Hasilnya bisa terlihat dalam sistem pembayaran dan jasa keuangan, termasuk melalui crowd-funding, peer-to-peer lending, asuransi, dan wealth management.

Bank Indonesia dalam buku Laporan Perekonomian Indonesia 2019 menilai, perkembangan ini pada gilirannya telah mendorong efisiensi dan efektivitas perekonomian. Namun, di sisi lain hal ini perlu mendapat perhatian. Sebab pola baru kolaborasi antar pelaku ekonomi melalui sharing economy dapat mengubah peran institusi keuangan konvensional sebagai lembaga intermediasi.

Stabilitas sistem keuangan juga dapat terpengaruh. Ini sejalan dengan makin merebaknya aktivitas shadow banking.

Kemudian maraknya penerbitan uang digital, dan belum tercakupnya aktivitas pelaku inovasi digital dalam pengaturan yang ada saat ini (lessregulated). Perkembangan tersebut pada akhirnya dapat memengaruhi dan bahkan berisiko mengubah karakter transmisi kebijakan moneter.

Selain itu, perilaku dan hubungan antar agen ekonomi terus berubah. Sejalan dengan revolusi digital dalam kegiatan ekonomi yang meningkat pesat.

Berbagai studi empiris menunjukkan pola konsumsi masyarakat mulai banyak bergeser ke belanja dalam platform digital. Menggunakan metode pembayaran yang serba mobile, cepat, dan aman.

Baca Selanjutnya: Hubungan Industri dengan Pelaku Ekonomi...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami