BI Gandeng Pegadaian dan BPR Buka Layanan Penukaran Uang Rupiah

UANG | 17 Oktober 2019 11:46 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Bank Indonesia bekerjasama dengan PT Pegadaian dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) membuka layanan penukaran uang rupiah dan Penerapan Clean Money Policy, yang dirangkaikan dengan penandatanganan Adendum Perpanjangan Perjanjian Kerjasama dengan Perbarindo Soloraya,

Dengan kerjasama tersebut masyarakat bisa melakukan penukaran uang Rupiah di seluruh kantor PT Pegadaian dan kantor BPR di seluruh wilayah Soloraya. Sehingga mempermudah akses masyarakat mendapatkan uang rupiah dengan cepat, mudah dan tanpa dipungut biaya.

"Kegiatan ini dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah dalam kondisi layak edar. Baik secara nominal maupun pecahan, serta menjaga kualitas uang beredar tetap dalam kondisi baik," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bambang Pramono di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Solo, Kamis (17/10).

Menurut Bambang, kerjasama tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga service level yang tinggi melalui persediaan uang tunai sesuai yang dibutuhkan oleh masyarakat serta peningkatan dan perluasan pelayanan. Selain Bambang, PK tersebut ditandatangani oleh Vice President PT Pegadaian (Persero) Solo Ali Mustaat, dan Ketua Perbarindo Soloraya Azis Soleh.

Usai penandatanganan PK, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan mekanisme penukaran uang dan keaslian uang rupiah yang diikuti oleh seluruh kasir Pegadaian se-Soloraya. Para peserta tersebut nantinya akan bertugas di loket Pegadaian dan BPR, melayani penukaran uang kepada masyarakat.

"Harapannya dari kerjasama layanan penukaran uang dan penerapan Clean Money Policy tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah layak edar dapat terpenuhi dengan baik. Selain itu kualitas uang yang beredar di masyarakat juga semakin baik," pungkas Bambang.

Baca juga:
Strategi BI untuk Ekonomi Syariah Berperan Vital Bagi RI
BI: Sertifikasi Halal Akan Tingkatkan Daya Saing Produk Dalam Negeri
Indonesia Bakal Menggelar Festival Ekonomi Syariah Bertaraf Internasional
Sukses di India, Kapan WhatsApp Pay Masuk Indonesia?
BI Ramal Kredit Bank Meningkat di Kuartal IV 2019
BI Gencarkan Transaksi di Pasar Tradisional Menggunakan QR Code

(mdk/azz)