Kerusuhan di Penajam Paser Utara Tak Ganggu Proses Pemindahan Ibu Kota

UANG | 17 Oktober 2019 16:35 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro angkat bicara terkait kerusuhan yang terjadi di Penajam Paser, Kalimantan Timur. Menurutnya, kerusuhan tersebut merupakan tindak kriminal biasa seperti tawuran yang kerap terjadi di Jakarta.

"Sudah disampaikan Pak Gubernur, itu tindak kriminal. Ya itu kriminal biasa, kan di Jakarta sering tawuran, intinya bisa dikendalikan," ujar Bambang di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (17/10).

Dia melanjutkan, kondisi keributan tersebut merupakan luapan emosi sesaat. Hal itu diyakini tidak akan mengganggu rencana pemerintah untuk memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur.

"Itu mungkin luapan emosi tapi saya yakin kita juga akan memperhatikan budaya dan kebiasaan masyarakat lokal sehingga proses pemindahan ibu kota tidak akan terjadi hambatan," jelasnya.

Sebelumnya, aksi demo yang dilakukan warga kawasan pelabuhan penyeberangan di Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, bermula dari kekesalan seorang pemuda terhadap Rn (18), Ca (19). Pemuda itu kemudian menantang korban bertemu di pantai Nipahnipah.

Setelah bertemu, kedua korban dikeroyok habis-habisan oleh tiga orang. Tak hanya itu mereka juga menikam korban. Hingga akhirnya menewaskan satu orang berinisial Ca.

Usai melakukan penikaman, tiga pelaku kabur ke Balikpapan. Polisi langsung bergerak cepat. Tak berselang lama Tiga terduga pelaku pengeroyokan dan penikaman akhirnya berhasil ditangkap di Balikpapan.

Saat ini mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di kantor polisi. Peristiwa penikaman ini yang pada akhirnya memicu amarah warga.

Peristiwa penikaman membuat sejumlah warga geram. Mereka kemudian turun ke jalan sambil menenteng senjata tajam. Mereka mengusir keluarga pelaku yang bermukim di sekitar pelabuhan Penajam Paser Utara agar segera meninggalkan daerah itu.

Padahal, Selasa (15/10) malam kemarin, sudah dilakukan mediasi. "Benar. Ada banyak warga bawa senjata tajam, dari siang tadi," kata Suryansyah (43), warga Penajam, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (16/10) malam.

Baca juga:
Penajam Paser Utara Kondusif, 3 Polda Kirim 600 Brimob ke Kaltim
Fakta-Fakta Kerusuhan di Penajam Paser Utara
158 Bangunan Hangus Pascademo Berujung Pembakaran di Penajam Paser Utara
Aktivitas Pelabuhan Penajam Paser Utara Lumpuh Buntut Sejumlah Tempat Dibakar Massa
Kronologi Aksi Demo Warga Penajam Paser Utara Berujung Pembakaran
Siang Mencekam di Pelabuhan Penajam Paser Utara
Bupati Penajam Paser Utara Akui Sejumlah Wilayah Belum Ada Sinyal

(mdk/azz)