Bisnis Gojek Selama Pandemi Selamat Berkat UMKM

Bisnis Gojek Selama Pandemi Selamat Berkat UMKM
UANG | 14 Januari 2021 18:04 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - CEO Gojek, Kevin Aluwi, mengatakan sektor UMKM menjadi yang paling terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Sebab permodalan yang terbatas dan jangkauan distribusi menjadi kendala bagi pelaku UMKM.

"UMKM ini salah satu yang paling terpukul karena modal terbatas dan distribusi terbatas," kata Kevin dalam Webinar Kompas 100 CEO FORUM: Digitization; Catching Up with The New Era of Consumer, Jakarta, Kamis (14/1).

Di sisi lain, Kevin mengakui UMKM saat ini justru menjadi penyelamat perusahaan. Alasannya dalam waktu yang bersamaan bisnis layanan transportasi yang menjadi andalan mengalami penurunan hingga lebih dari 50 persen.

Maka, bagi perusahaan layanan GoFood yang berhubungan langsung dengan pelaku usaha UMKM menjadi tulang punggung perusahaan.

"Itu salah satu tulang punggung Gojek, atau bisa dikatakan satu-satunya tulang punggung Gojek adalah UMKM," kata dia.

Berkaca pada kondisi tersebut, perusahaan pun melakukan berbagai macam cara untuk memperkuat mitra UMKM-nya. Mulai dari memberikan akses permodalan, akses pasar, pelatihan yang dibutuhkan hingga dalam bentuk pembayaran.

"Banyak inisiatif kami itu fokus perkuat mitra UMKM seperti ekosistem dari hulu ke hilir," kata dia.

Permodalan yang diberikan kepada mitra UMKM merupakan dana yang terkumpul hasil urunan dari pegawai di perusahaan Gojek. Kala itu dana yang terkumpul mencapai Rp 100 miliar.

Pendanaan diberikan perusahaan kepada mitra UMKM berdasarkan kinerja usahanya. Bila jenis usaha yang dijalankan memiliki potensi, maka perusahaan akan memberikan suntikan permodalan.

"Kami bantu salurkan pendanaan dengan partner kami berdasarkan mitra kinerja usahanya," kata dia.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami